Masyarakat Desa Hilibadalu Tagih Janji Pemkab Nias ?

0
1132

NIAS – Desa Hilibadalu Kecamatan Sogae’adu Kabupaten Nias terus menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba. Walaupun hal ini terus disampaikan kepada pemerintah Daerah Kabupaten Nias namun sampai saat ini belum juga memberi solusi yang tepat.

Akibat banjir pada tanggal 30 April 2018 yang lalu memakan korban jiwa 1 orang, dan pada saat itu Pemerintah Kabupaten Nias melakukan kunjungan yang diwakili oleh Bapak Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu beserta beberapa SKPD terkait.

Pada saat itu Wakil Bupati Nias Arosokhi waruwu berjanji akan menormalisasi Sungai Idanomate namun hingga saat ini janji Wakil Bupati mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Nias tak kunjung direlisasikan.

Terakhir pada tanggal 28 Januari 2020 minggu lalu Desa Hilibadalu kembali dilanda banjir, namun hingga saat ini tidak ada perhatian pemerintah Daerah Kabupaten Nias.

Hingga esok harinya Pada tanggal 29 Januari 2020 sekitar pukul 09.00 wib pagi Camat Sogaeadu beserta rombongan datang berkunjung seraya menyampaikan bahwa Bupati Nias berencana akan datang melihat kondisi masyarakat yang berdampak banjir.

Pada hari yang sama, Kepala BPBD Kabupaten Nias beserta rombongan berkunjung untuk memastikan kejadian banjir tersebut seraya menyampaikan bahwa mereka datang sesuai perintah Bupati Nias untuk memastikan kejadian banjir ini sebab Bupati Nias akan berkunjung ke lokasi banjir tersebut.

Salah satu Tokoh masyarakat Desa Hilibadalu Yuliman Lombu menyoroti penyampaian Kepala BPBD Kabupaten Nias yang menuturkan, agar masyarakat diminta untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi dengan membangun rumah.

“Kami nilai pernyataan dari Kepala BPBD tidak pantas menyampaikan hal ini kepada masyarakat, sebab korban banjir itu pastinya sering mengalami kerugian dari ekonomi. Seharusnya Kepala BPBD dalam hal ini sebagai pemerintah, memberi solusi yang tepat dengan memberi saran kepada Bupati Nias agar sungai Idanomate dinormalisasi,” cetusnya.

“Seandainya pun masyarakat memiliki biaya untuk mengevakuasi diri dengan membangun rumah di tempat yang lebih tinggi maka lebih bagus uang tersebut diberikan untuk biaya normalisasi sungai Idanomate. Apa lagi masyarakat tidak memiliki tanah selain tempat tinggal mereka ini,” tegas Yuliman.

Yuliman juga menilai, Kepala BPBD Kabupaten Nias tidak paham dengan tugas dan fungsinya sebagai SKPD yang membidangi bencana.

“Apalagi pada saat Musrenbang Kecamatan Sogaeadu tahun 2019 yang lalu, Kepala BPBD juga menyampaikan hal yang sama juga sehingga dalam hal ini Pemerintah seakan lepas tanggung jawab dari kewajibannya memberi kenyamanan bagi warganya,” cetusnya.

Yuliman berharap, agar Bupati Nias mengevaluasi kinerja dari Kepala BPBD. “Kami (masyarakat) berharap Bupati memanggil dan mengingatkan agar dalam menyampaikan pernyataan tidak membuat masyarakat dan membuat keresahan. Jangan hanya lips service, katakanlah dengan jujur agar masyarakat tidak terus berharap dalam penantian yang tidak tereliasasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Wilayah II Desa Hilibadalu Apriyus Buaya saat dikonfirmasi awak media menyampaikan, bahwa pihaknya sebagai masyarakat telah siap untuk memberikan hibah apabila Bupati Nias menepati janjinya melakukan normalisasi Sungai Idanomate demi menghindari banjir yang sering terjadi ketika musim hujan tiba.

Terpisah, Kepala Desa Hilibadalu Meiyaman Gulo, SST berharap agar Normalisasi tersebut segera terealisasi. Dirinya juga menjamin bahwa seluruh masyarakat Desa Hilibadalu mendukung normalisasi Sungai Idanomate.

“Terbukti dengan sadarnya masyarakat memberikan hibah tanpa menuntut ganti rugi tanah dan tanaman sepanjang sungai Idanomate yang akan dinormalisasi,” singkatnya.

Diberitakan, terkait hal tersebut, dukungan terus mengalir, salah satunya Lembaga Independen Pemantau Nias. “Statement Kepala BPBD sangat disayangkan. Seharusnya ikut turut bertanggungjawab terhadap kondisi warga yang terdampak banjir untuk meringankan beban warga desa hilibadalu,” seru Sekertaris Lembaga Independen Pemantau Nias, Frisman Sandroto.

Hingga berita ini dipublish, Bupati dan Wakil Bupati Nias belum berhasil dikonfirmasi, namun pihak media akan terus melakukan konfirmasi selanjutnya terkait hal tersebut.(Makmur Gulo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here