Puluhan Lansia di Parimo Ikut Seminar Kesehatan Jantung

0
452

PARIGI MOUTONG – Kurang lebih dari 60 lansia mengikuti seminar kesehatan jantung yang dilaksanakan di Hotel Oktaria Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (30/1/2020).

Seminar kesehatan jantung yang digelar oleh K-Link Indonesia Kabupaten Parigi Moutong dengan mengusung tema “jantung sebagai pembunuh nomor satu didunia” ini resmi dibuka pemerintah daerah Kabupaten Parigi Moutong oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan dr. Agus S. Hadi, dalam kegiatan seminar ini juga menghadirkan pemateri dr. Arief Munandar selaku Dokter Kesehatan K-Link.

Dalam laporan panitia Martoha mengatakan, seminar kesehatan jantung adalah salah satu solusi terbaik untuk bagaimana manusia menjalani hidup sehat. “Apalagi dengan usia lanjut kita saat ini masih terus disibukkan dengan berbagai rutinitas pekerjaan sehingga untuk memikirkan kesehatan yang baik yang telah dianjurkan oleh para dokter selalu terabaikan seperti makan yang tidak teratur dan istrihat yang kurang cukup pastilah sangat mempengaruhi kondisi kesehatan,” ucapnya.

Untuk itu martoha, menyampaikan melalui kegiatan ini, K-Link Indonesia di Parigi Moutong hadir untuk memberikan banyak informasi serta berkonsultasi dengan Dokter Kesehatan K-Link terkait bagaimana menjaga organ tubuh yang baik dan tetap selalu sehat dalam keseharianya.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Parigi Moutong yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan dr. Agus S. Hadi mengatakan atas nama pemerintah Kabupaten Parigi Moutong sangat menyambut baik pelaksanaan seminar ini.

“Karena kegiatan ini penting sekali untuk dilaksanakan agar dapat memperoleh informasi yang benar dari sumber yang benar, jelas dan kompeten sehingga masalah penyakit jantung bisa dapat dipahami dengan baik,” katanya.

Lanjut Agus S. Hadi, penyakit jantung saat ini sudah sangat dikenal, sesuai informasi data yang diperoleh penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang paling banyak mematikan dan banyak membunuh manusia olehnya untuk perlu diketahui penyakit jantung sangat sering dikait kaitkan dengan pola hidup yang tidak teratur.

“Untuk itu harapan kita dalam seminar ini harus merubah pola hidup sehat sedini mungkin dan bagaimana menjalani pola hidup sehat yaitu salah satunya harus dimulai dengan mengatur asupan makanan yang baik dan cukup dan tidak berlebih lebihan dan istirahat yang cukup,”pungkasnya.(***/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here