Berkedok Permainan Ketangkasan, Diduga Gelper SONIC Jadi Arena Judi

1
499

BATAM – Maraknya Gelper (gelanggang permainan ketangkasan) yang diperuntukan untuk anak-anak di Kota Batam menjadi sorotan media, yang mana izin dan sistem telah disalahgunakan oleh pengusaha gelper.

Umumnya kita mengetahui bahwasanya gelper berguna untuk permainan anak-anak dan bahkan hasil pantauan dari awak media di Gelper Sonic yang berada di wilayah kecamatan Sagulung tidak terlihat satu orang pun anak-anak yang bermain di dalamnya. Bahkan lokasinya sangat di penuhi dengan asap rokok dan terlihat yang bermain di dalamnya kalangan orang remaja bahkan sampai ke kalangan orang yang sudah tua.

Waktu operasional Gelper Sonic sangat tidak sesuai aturan atau izin yang dikeluarkan oleh dinas terkait yang mana jam operasional Gelper dimulai pada pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

 

Sementara, hasil pantauan, Gelper Sonic dibuka hingga seharian (06.00 WIB). “Gelper Sonic ini sudah beroperasi lama, dan dulunya yang saya tahu pemilik nya pak Budi tapi sekarang gak tau bang karena saya lihat sistemnya sudah jauh beda,” ungkap salah satu pemain berinisial FS yang enggan nama lengkapnya dipublish.

Bahkan kata dia, permainan tersebut membuat orang ketagihan. “Saya gak bisa berhenti untuk kesini bang karena sudah kalah banyak. Bahkan rumah tangga saya pun hancur berantakan gara-gara main gelper ini. Dimana kalau gak modal saya jual barang-barang yang ada, termasuk kavling saya yang penting ada modal untuk mengejar kekalahan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, teknik permainan di dalam Gelper Sonic diduga di sinyalir dengan judi yang mana setiap orang yang menang mendapatkan kartu poin dan ditukar dengan uang melalui petugas yang sudah ada di lokasi sesuai dengan poin yang mereka dapat.

Petugas yang disediakan Sonic merupakan karyawan (roling) akan mengambil kartu yang di serahkan pemain dan menukar dengan HP lalu membawanya ke lokasi penukaran yang telah disediakan tidak jauh dari lokasi kemudian kembali membawa uang tunai yang dimasukkan ke dalam amplop sesuai nilai poin baru di bagikan kepada masing-masing pemain yang mendapat kemenangan atau cancel.

Sangatlah disayangkan kegiatan yang dilakukan di Gelper Sonic tersebut tidak ada tindakan dari pihak berwajib, sudah jelas KUHP Pasal 303 tentang perjudian telah melarang dan bahkan agama juga melarang hal-hal yang menyangkut judi tapi sepertinya semua tutup mata.

Upaya konfirmasi ke pihak tersebut belum berhasil hingga berita ini dipublish. Bersambung…(dtf/red)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here