Besok, Kejaksaan Kembali Panggil Mantan Kepala DKP Bitung Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka

0
495
Kasi Pidsus Kajari Bitung, Andreas Atmaji SH (kanan) bersama Kasi Intel Budi Kristiarso SH MH

BITUNG, SULUT – Kasus dugaan korupsi pengelolaan dana tugas pembantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung tahun anggaran 2015 terus bergulir.

Hal ini dibuktikan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung kembali memanggil mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bitung, LJM alias Lisje untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, senin besok.

“Iya, panggilan pemeriksaan tersangka LJM alias Lisje yang kedua kalinya telah dijadwalkan besok (senin). Kita berharap yang bersangkutan koperatif untuk bisa datang memenuhi panggilan penyidik,” ucap Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bitung, Andreas Atmaji SH saat dikonfirmasi awak media via whatsapp, Minggu (1/3/2020).

Sebelumnya, pada panggilan pertama, Lisje yang mengajukan pensiun dini sebagai ASN, mangkir dalam pemeriksaan dengan alasan dalam perawatan di RSUP Prof. Kandou Manado. “Betul, tapi sudah keluar, jumat kemarin saya yang mengecek langsung ke rumah sakit,” tandas Kasipidsus.

Ditanya soal jika tersangka LJM kembali mangkir dalam panggilan kedua, Andreas menjelaskan, sesuai dengan aturan hukum apabila sudah dua kali dipanggil tidak hadir, maka akan diadakan penjemputan paksa terhadap tersangka. Upaya tersebut akan dilakukan bila tidak ada keterangan sama sekali. “Iya itu (penjemputan paksa). Intinya kami bertindak sesuai koridor hukum dan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan, Kejari Bitung menetapkan 3 (tiga) tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan dana tugas pembantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung tahun anggaran 2015 senilai Rp 9 Miliar.

Adapun tiga tersangka berdasarkan surat penetapan tersangka, Nomor B55. P.1.14/FD/01/2020, tertanggal 20 Januari 2020 berinisial LJM, kemudian berinisial FSAM merupakan oknum ASN di Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung dengan surat penetapan tersangka nomor B56. P.1.14 /FD /01 /2020, tertanggal 20 Januari 2020 dan inisial FFAP (Kontraktor atau pelaksana pekerjaan) dengan surat penetapan tersangka nomor B57. P.1.14/FD/01/2020, tertanggal 20 Januari 2020 tertanda Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Ariana Juliastuty SH MH.(rpm/old)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here