Enam Jam Diperiksa, Mantan Kepala DKP Bitung Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Bitung

0
416
LJM alias Lisje didampingi penasehat hukumnya saat diperiksa sebagai tersangka dana KKP Tahun 2015

BITUNG – Sempat mangkir pada panggilan pertama dengan alasan sakit, mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung, LJM alias Lisje akhirnya memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan dana tugas pembantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung tahun anggaran 2015.

Dari pantauan awak media, bertempat di Aula Kejari Bitung, Senin (2/3/2020), nampak LJM yang mengajukan pensiun dini dalam karirnya sebagai ASN didampingi penasehat hukum Johnson Sengke SH.

Usai pemeriksaan Lisje, saat dikonfirmasi melalui penasehat hukumnya, Johnson Sengke mengatakan kliennya (LJM,red) sudah menjalani proses pemeriksaan selama 6 (enam) jam. “Klien saya (FSAM) sudah menjalani pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 10.00 hingga 16.00 Wita,” katanya.

Ia juga menyebutkan, dalam pemeriksaan tersebut, puluhan pertanyaan diajukan kepada kliennya terkait pengelolaan dana tugas pembantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Ada 90an pertanyaan yang ditanyakan penyidik Kejari Bitung. Dan klien saya (LJM) menjawab sesuai apa yg dia tau terkait tugasnya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Itu dulu yah,” singkat Johnson yang ditunjuk oleh Penyidik Kejari Bitung untuk mendampingi tersangka LJM dalam pemeriksaan tersebut.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Bitung, Budi Kristiarso SH MH didampingi Kasi Pidsus Andreas Atmaji SH membenarkan pemeriksaan tersebut. “Iya, hari ini beliau (LJM) memenuhi panggilan untuk diperiksa sebagai tersangka,” ucap Kasi Intel.

Ditanya soal penahanan tersangka, Budi juga menjelaskan, pihaknya belum langsung melakukan penahanan. “Belum kami lakukan penahanan, jika sudah fix semuanya akan dipertimbangkan untuk dilakukan penahanan,” singkatnya.

Sebagaimana diberitakan, Kejari Bitung menetapkan 3 (tiga) tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan dana tugas pembantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung tahun anggaran 2015 senilai Rp 9 Miliar.

Adapun tiga tersangka berdasarkan surat penetapan tersangka, Nomor B55. P.1.14/FD/01/2020, tertanggal 20 Januari 2020 berinisial LSM, kemudian berinisial FSAM merupakan oknum ASN di Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung dengan surat penetapan tersangka nomor B56. P.1.14 /FD /01 /2020, tertanggal 20 Januari 2020 dan inisial FFAP (Kontaktor atau pelaksana pekerjaan) dengan surat penetapan tersangka nomor B57. P.1.14/FD/01/2020, tertanggal 20 Januari 2020 tertanda Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Ariana Juliastuty SH MH.(rpm/old)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here