Rentan 2 Bulan, Polres Bitung Berhasil Amankan Dua Paket Sabu dan Ribuan Obat Terlarang

0
575

BITUNG – Komitmen Polres Bitung dalam memberantas tindak kriminal patut diapresiasi. Buktinya dalam waktu dua bulan, Polres Bitung melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil mengamankan 2 (dua) paket sabu dan 3.336 butir obat terlarang.

“Satuan Reserse Narkoba Polres Bitung berhasil mengungkap empat kasus penyalahgunaan Narkoba selang bulan Januari hingga Februari 2020,” ucap Kapolres Bitung AKBP F X Winardi Prabowo SIK didampingi Kasat Narkoba Polres Bitung, AKP Jemmy CH Lewu ketika menggelar konferensi pers di ruangan pertemuan Polres Bitung, Senin (16/3/2020).

Kapolres menuturkan, pengungkapan kasus penyalahgunaan Narkoba ini dilakukan pada Jumat (10/1/2020) yang lalu, dimana, tim Laba-laba Satresnarkoba Polres Bitung berhasil membekuk dua tersangka masing-masing SS alias Sit (35) warga Kelurahan Manembo-nembo Kecamatan Matuari dan MK alias Mak (23) warga Kelurahan Madidir Ure Kecamatan Madidir yang diduga sebagai pengedar serta pengguna Narkoba jenis sabu.

“Kedua tersangka ini diamankan di Perumahan Metha II Kelurahan Manembo-nembo Atas, dan dari tangan keduanya berhasil diamankan dua paket sabu dengan berat 0.05 gram, satu buah potongan sedotan, satu alat hisap atau bong serta 3 buah korek api,” ungkapnya.

Kasus kedua, kata Winardi, pada Sabtu (15/2/2020), dengan tersangka HY alias Hana (16), remaja perempuan warga Wangurer Utara yang dari tangannya polisi berhasil mengamankan empat jarum suntik, enam MG Suboxon dan Empat butir Aprazolam.

“Kasus ketiga polisi berhasil meringkus RA alias Rico (26) warga Bitung Barat Satu pada Minggu(23/2/2020) dengan Barang bukti yang diamankan 1.336 butir pil koplo, hp samsung, buku tabungan BRI serta uang sejumlah Rp 300 ribu,” tambahnya.

Sementara, Untuk kasus ke empat, lanjut Mantan Kapolres Minsel ini, Sat Res Narkoba menangkap JH alias Juan (19) warga Madidir Unet pada Senin (24/2/2020) dengan barang bukti 2.000 butir pil koplo.

“Para pelaku dijerat dengan pasal berbeda-beda sesuai dengan jenis Narkoba, mulai dari Undang-undang Nomor 35/2009 pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) tentang Narkotika dengan ancaman pidana seumur hidup untuk peredaran/jual belikan barang Narkotika jenis sabu diatas lima gram,” pungkasnya.

“Ada yang dijerat dengan Undang-undang Nomor 36/2009 tentang kesehatan pasal 196 dan pasal 197 barang siapa dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan ijin edar diancam dengan pidana sepuluh tahun atau denda sebesar Rp1 miliar,” tambah Winardi.(*/old)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here