Efortianus Tegaskan Pelaksanaan Fisik APBdesa TA.2019 di Lolowua Sesuai Perencanaan

1
999

NIAS – Pelaksanaan fisik APBdesa tahun anggaran 2019 di Desa Lolowua kecamatan Hiliserangkai Kabupaten Nias sudah sesuai. Hal ini ditegaskan Kepala Desa Lolowua, Efortianus Mendrofa saat ditemui awak media jejakfakta di Kantor Desa Lolowua.

Ada pun pelaksanaan pembangunan, kata dia, seperti pembangunan jamban umum (MCK), pemeliharaan sumber air bersih MCK pembangunan TA.2016 lalu, pembangunan parit gendong dan TPT serta pemasangan Plafon di gedung sanggar seni budaya dan pengaspalan jalan.

“Tentang pembangunan jamban umum/MCK, pada awal perencanaan yaitu bertempat di belakang kantor guru SMP Negeri 4 Hiliserangkai dimana karna tanahnya datar dan padat, namun setelah turun dana akan dimulai pekerjaan tetapi banyak hal yang menjadi masalah karna pemilik tanah yang berdampingan dengan pertapakan itu tidak menginjinkan. Sehingga pihak pemerintahan desa, BPD dan sekolah bersepakat memindahkan lokasi ke sudut sebelah kanan sekolah yang ada pembangunannya sekarang. Meskipun lokasinya berubah namun gambar dan RAB yang di gunakan tetap gambar dan RAB yang sudah di rencanakan sebelumnya dan pembangunan itu telah terlaksana dengan baik sesuai dengan perencanaan,” ucap Efortianus.

Lanjutnya, tentang pemeliharaan sumber air bersih MCK yang pembangunannya melalui APBdesa 2016 lalu, dirinya menjelaskan, pelaksanaan pemeliharaan sudah dilaksanakan seperti perencanaan.

“Pengadaan meteran listrik dan perlengkapannya, mesin pompa air, kabel SR, pergantian pipa air, kran air dan asesoris pipa. Memang selama ini airnya tidak tertampung karena lantai tampungan air telah retak sehingga air keluar dari pondasi tampungan air, dan hal itu telah kami perbaiki dangan melakukan plesteran lantai tampungan air, dan untuk pembiayaan itu tidak termasuk dari anggaran dana desa 2019 karena belum termasuk pada perencanaan, namun sumber dananya dari uang pribadi saya,” jelasnya.

Kemudian kata Kades, pembangunan parit gendong dan TPT di dusun satu juga sudah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan awal yang di kerjakan langsung oleh masyarakat Lolowua.

“Untuk pemasangan plafon di gedung sanggar seni budaya juga telah terlaksana dan tentu pada pemasangan plafon itu pihak kami mencari tenaga kerja yang sudah profesional untuk pemasangan plafon dan itu adalah masyarakat desa Lolowua. Sementara pembentukkan group kesenian tidak dapat dilaksanakan mengingat pada saat itu keadaan balai desa sedang dalam pemasangan keramik sehingga dana tersebut telah dikembalikan ke RKUdes,” terang Kades.

Dirinya juga mengakui, bahwa penyampaian laporan pertanggungjawaban APBdesa 2019 kepada Bupati Nias melalui Dinas PMD terlambat dikarenakan adanya kegiatan keterlambatan pelaksanaan yaitu pendirian BUMdes.

“Hal ini kami sudah konfirmasi kepada BPD, dan waktu itu pihak BPD mengatakan agar melaksanakan kegiatan itu dulu baru di sampaikan kepada BPD LPJ APBdesa nya, dan setelah kami melaksanakan kegiatan pembentukan BUMdes maka pihak kami telah menyampaikan LPJ APBdesa TA.2019 kepada BPD Lolowua pada tanggal 12 maret 2020. Maka pihak kami menunggu waktu BPD membahas bersama LPJ APBdesa TA.2019 tersebut untuk di jadikan peraturan desa dan setelah itu nanti kami serahkan kepada bapak bupati nias melalui dinas PMD Kabupaten Nias,” pungkas Efortianus.

Di tempat yang sama, Emanueli Mendrofa Spd yang sebagai Kesra menyampaikan, untuk pelaksanaan fisik APBdesa TA.2019 pihaknya tidak pernah menemui kendala.

“Masyarakat sangat antusias untuk bekerja dan mendukung. Selama pelaksanaan kegiatan fisik, tidak pernah ada dari pihak mana pun yang mengatakan ini salah dan sebagainya, tentu pada pelaksanaanya kami bersama tim pelaksana kegiatan selalu berpedoman dengan aturan dan gambar serta RAB yang ada,”singkatnya.

Sementara itu, Camat Giliserangkai Arlin Mendrofa SE via seluler kepada jejakfakta menyampaikan, bahwa dirinya hingga saat ini belum menerima surat laporan dari masyarakat Lolowua maupun BPD tentang permasalahan tersebut. “Tentu seandainya ada laporan masyarakat maka saya akan perintahkan staf untuk turun di lapangan meninjau langsung pelaksanaan tersebut,” tandasnya.

Terkait polemik tersebut, Arlin meminta untuk mengikuti sesuai mekanisme. “Kan, ada tahapannya. BPD menyurati Bupati melalui camat, tetapi karena mereka melampaui Camat. Yah, silahkan saja. Pastinya pak Bupati menurunkan disposisi untuk dikembalikan ke pihak kantor camat,” katanya.

Ditempat lainnya saat awak media menemui salah satu tokoh masyarakat Lolowua, Asaziduhu Mendofa mengapresiasi program pembangunan didesanya. “Masyarakat sangat senang dan mengapresiasi, dimana semua telah terlaksana dengan baik sesuai dengan apa yang telah di rencanakan. Terkait isu tentang laporan masyarakat serta BPD kepada Bupati. Saya menduga bahwa laporan itu hanya sepihak,” pungkasnya.(Makmur Gulo)

1 KOMENTAR

  1. supaya bisa terlaksana dengan baik n masyarakat desa bisa senang, n supaya jauh dari yg namax tong kosong/wela2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here