Kejari Tetapkan 4 Tersangka Dugaan Kasus Korupsi TPA Bolmut Tahun 2009

0
351

Bolmut, Sulut – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), terus melakukan penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi pengadaan tanah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tahun 2009 yang merugikan keuangan daerah senilai Rp 768.110.000.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bolmut Wiwin B. Tui SH, ketika ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (26/3/2020). “Saat ini kami terus melakukan penyidikan kasus dugaan Tipikor pengadaan tanah TPA, dan sudah menetapkan empat orang tersangka,” ucapnya.

Kasi Pidsus juga menuturkan, keempat tersangka berinisial RP, MSP, LD dan MHD. “Masa penahanannya kami perpanjang selama 40 hari karena penyidik masih perlu pemeriksaan kepada empat tersangka,” ujarnya.

Saat ditanya ada indikasi bertambahnya tersangka dalam kasus korupsi tersebut, Wiwin menegaskan tergantung pendalaman penyidikan yang sedang berjalan. “Nanti kita liat saja, bertambah atau tidak, semua tergantung pada pengembangan penyidikan,” tuturnya.

Terkait ancaman penularan virus Covid 19 terhadap ke empat TSK dan tahanan pidana umum lainnya, Kasi Pidsus menambahkan, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan pihak Rutan Kotamobagu.

“Yang jelas saat ini keamanan (savety) di Rutan Kotambogu sangat ketat bahkan kemarin kami dari Kejari akan melakukan sidang kasus pidana umum, dilakukan penudaan sesuai instruksi internal Kejaksaan Agung Republik Indonesia,” tandasnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here