Diduga Terima Tamu Sepihak, Sekwan dan Pimpinan DPRD Bolmut “Saling Lempar Bola”

0
1150
Wakil Ketua I DPRD Bolmut, Drs. Salim Bin Abdulah dan Sekretaris DPRD Bolmut, Drs. Musliman Datukramat, MSi

Bolmut – Terkait kunjungan sejumlah legislatif Kabupaten Gorontalo, Selasa (24/3/3020) lalu, menjadi polemik dikalangan wakil rakyat Bolaang Mongondow Utara. Pasalnya Sekwan dan Pimpinan DPRD Bolmut diduga saling tuding terkait hal tersebut.

Dituding tanpa koordinasi dengan para legislatif Bolmut saat menerima kunjungan anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, akhirnya Sekretaris DPRD Bolmut, Drs. Musliman Datukramat Msi angkat bicara.

Kepada awak media jejakfakta, Sabtu (28/3/2020) menegaskan bahwa dirinya juga tak mendapat informasi terkait kedatangan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Gorontalo.

“Terkait kunjungan kerja anggota DPRD Kabupaten Gorontalo juga tidak dikoordinasikan dengan saya. Tapi selaku Sekwan sebagai penanggung jawab kesekretariatan DPRD, hal itu adalah tanggungjawab saya, karena sebelum bertandang ke Kantor DPRD Bolmut sejumlah anggota DPRD Kabupaten Gorontalo telah diterima oleh Wakil Ketua I DPRD Bolmut, Drs. Salim Bin Abdulah di kediamannya. Jadi tolong diklarifikasi,” singkatnya.

Sementara itu, Salim Bin Abdulah (SBA) saat ditemui awak media, merasa heran terkait kedatangan sejumlah legislatif Kabupaten Gorontalo dibesar-besarkan. “Saya heran, ini jadi polemik. Kenapa saya yang menerima kunjungan tersebut karena memang kami saling mengenal sebagai sesama legislatif. Masa orang datang bertamu harus diusir. Saya juga tahu dengan situasi sekarang, ini juga bagian dari ukhuwah Islamiyah (silaturahmi),” cetusnya.

Ia juga menyayangkan statement yang diucapkan Ketua DPRD Bolmut Frangky Chendra kepada media yang dinilai terlalu berlebihan. “Makanya sering masuk kantorlah, sehingga fungsi koordinasi bisa terbangun baik dengan unsur pimpinan, anggota dan Sekwan DPRD Bolmut,” tandasnya.

Salim menambahkan, dirinya juga merasa heran dengan informasi ada kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Gorontalo. “Alangkah baiknya kita tidak perlu saling menyalahkan, ini cuma miskomunikasi, kesalahan pengertian saja sehingga menghasilkan respon yang berlawanan dengan tujuan atau maksud yang diharapkan,” pungkasnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here