Pemkab Bolmut Sikapi Edaran Menteri Keuangan RI

0
803

Bolmut, Sulut – Edaran pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan RI yang ditujukan kepada Gubernur, Bupati, Walikota se Indonesia sehubungan dengan mewabahnya Corona Virus Disesase yang membutuhkan aksi cepat dari sisi anggaran untuk digunakan pada pencegahan dan penanganan Covid-19 ditanggapi langsung oleh Pemkab Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Sekretaris Daerah Kabupaten Bolmut DR Drs Hi. Asripan Nani Msi saat bersua dengan jejakfakta menegaskan, bahwa surat edaran Menteri Keuangan No. S-247/MK.07/2020 Tanggal, 27 Maret 2020 tentang penghentian seluruh proses pengadaan barang dan jasa sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2020 hal ini merupakan keputusan yang sangat urgent dan harus didukung oleh seluruh Pemerintah dan masyarakat dalam hal penanganan dan pencegahan virus corona covid-19.

“Saya hanya dapat m,enghimbau agar kita semua tetap tenang dan waspada sambil bedoa semoga masa krisis virus corona ini dapat segera berakhir dan aktifitas kita dapat kembali normal, singkat Sekda, Minggu (29/3/2020).

Terpisah, Kepala BPKD Sirajudin Lasena SE M.Ec.Dev menambahkan, bahwa penghentian penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus ( DAK) tahun 2020 tersebut ada pengecualian.

“Dimana proses pengadaan barang dan jasa sub bidang kesehatan dan pendidikan tetap dilaksanakan sebagaimana isi surat edaran tersebut mulai berlaku sesuai tanggal surat edaran Menteri Keuangan Republik indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag BARJAS Kabupaten Bolmut, Noval Djarumia SE Msi menegaskan bahwa saat ini proses pengadaan barang dan jasa dihentikan. “Namun perlu saya tegaskan bahwa proses lelang kegiatan fisik non fisik sub kegiatan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan tetap kami lakukan sesuai peraturan yang ada. Semoga giat Barjas kedepan akan terlaksana sesuai jadwal walaupun saat ini kita sedang menghadapi ancaman Virus corona dan berharap bencana ini dapat segera berakhir,” tandasnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here