Open Close Area, Wabup Bolmut Tinjau Perbatasan Sulut-Gorontalo

0
379

Bolmut, Sulut – Daerah perbatasan Provinsi Sulut-Gorontalo terus menuai sorotan akibat antrian kendaraan dari arah Kota Manado dan sebaliknya.

Untuk memastikan hal tersebut, Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs. Hi. Amin Lasena, MAP langsung meninjau wilayah kecamatan Pinogaluman yang berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo.

“Aktifitas masyarakat khusus di jalan trans Sulawesi sepertinya tidak mau tahu dengan kondisi saat ini yang sebagaimana hinbauan pemerintah di rumah saja, melakukan isolasi mandiri di rumah karena penularan virus corona sangat rentan dengan pergerakan manusia,” ucapnya.

Wabup menuturkan, hingga hari ini, Senin (1/4/2020) di desa Tontulow masih ada gejolak terkait aktivitas tersebut. “Ini perlu strategi pengaturan yang baik dan terkoordinasi dengan Pemkab Gorut agar sistim buka tutup jalan Trans Sulawesi ini tidak terjadi penumpukan kenderaan,” ujarnya.

Amin Lasena juga menghimbau agar petugas medis dan anggota Satpol-PP yang sedang bertugas tetap menjaga kondisi tubuh. “Tetap waspada, jaga kondisi dan kesehatan tubuh gunakan APD yang savety jangan lupa berdoa,” tandas Wabup.

Terpisah, salah satu warga desa Tontulow kecamatan Pinogaluman, Irwan Tulandengi saat ditemui awak media, menyayangkan situasi tersebut. “Sampai saat ini terus terjadi, sejumlah kendaraan yang terparkir cukup padat. Bahkan antrianya bisa dikatakan 1×24 jam. Ini diakibatkan petugas di wilayah kecamatan Atinggola Gorut melakukan pemeriksaan yang ekstra ketat. Baik terkait kesehatan, kelengkapan surat mengemudi hingga barang bawaan diperiksa,” cetusnya.

Sementara itu, Wakil Ketua SBSI Bolmut Arsyad Rahman menyayangkan masih adanya aktifitas warga di jalan trans Sulawesi baik dari arah Manado maupun Gorontalo, Padahal himbuan pemerintah agar masyarakat tetap dirumah.

“Intinya di rumah saja agar kita semua aman dari Virus Corona. Saya usulkan, yang bukan kendaraan masyarakat Bolmit baiknya dilepaskan saja sampai daerah tujuan mereka dan jaga ketat jangan sampai mampir lagi,” imbuhnya.

“Kemudian warga Bolmut yang baru pulang kampung agar tetap dipantau. Ini akan dapat mengurangi tumpukan kendaraan dan kerumunan orang dari luar Bolmut sehingga tenaga medis dan aparat masih bisa konsentrasi dengan tugas,” tambah Arsyad.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here