RSUD Bolmut Tegaskan ODP Terkait Covid-19 Harus Koperatif

0
436

Bolmut, Sulut – Rumah Sakit Umum Daerah Bolaang Mongondow (RSUD Bolmut) meminta agar status orang dalam pemantauan (ODP) untuk koperatif.

Demi keselamatan semua khususnya warga Bolaang Mongondow Utara, Pemerintah daerah tidak henti-hentinya mensosialisasikan pencegahan Virus Covid-19. Namun masih ada saja warga yang terkonfirmasi pernah keluar daerah selang beberapa pekan lalu, justru tidak merespon himbauan pemerintah tersebut dan terinformasi ODP baru satu orang yang Kooperatif Rafid Tes di RSUD Bolmut.

Juru Bicara RSUD Bolmut Grace Lasama S.Kep saat bersua awak media, Kamis (2/4/2020) membenarkan hal tersebut. “Iya betul, hingga saat ini status (ODP) baru satu orang yang Kooperatif Rapid Test di RSUD Bolmut. Kami sangat merespon dan apresiasi atas inisiatif dan kesadaran sendiri,” ucapnya.

Ditanyakan soal kesiapan soal kesiapan penanganan Virus Covid-19 di RSUD Bolmut, wanita berparas cantik ini menjelaskan bahwa saat ini RSUD dilengkapi fasilitas ruangan isolasi dengan tenaga medis khusus penanganan pasien Covid-19 sebagaimana edaran Kemenkes-RI.

“Kami sampaikan, bahwa RSUD Bolmut dalam hal ini tenaga medis khusus penanganan Covid-19 sudah dibekali pelatihan dan bimbingan teknis oleh dokter spesialist penyakit dalam dan petugas analis telah ikut pembekalan di Dinas Kesehatan Provinsi Sulut,” tandas Grace.

Terpisah, Kabid Dinkes Bolmut Febyanfo Lumoto, SKM menjelaskan bahwa ada perubahan data ODP sebagai rujukan adalah Revisi edaran Kemenkes RI tentang syarat syarat ODP, OTG maupun PDP.

“Sebelumnya data ODP di Bolmut sebanyak 50 orang, 2 (dua) orang OTG yakni orang tanpa gejala, tapi tetap diawasi karena alasan tertentu. Sementara 3 (tiga) orang dinyatakan negatif. Perlu diketahui bahwa 9 ODP dan 2 OTG tersebut tetap kami akan temui. Intinya program jemput bola untuk Rafid test, tapi akan lebih baik elegant bila langsung datang ke RSUD Bolmut,” singkatnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here