Terkesan Cuek Gunakan APD, Satgas Covid-19 Bolmut Dinilai “Iko Rame”

2
1054

Bolmut, Sulut – Sebelum melaksanakan tugas, sebaiknya kondisi kesehatan Satgas Covid-19 Pemkab Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dilakukan Rafid tes (pengambilan sampel darah). Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPC FSBSI Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Abdul Kadir Hangkiho.

Hal tersebut disampaikan, karena dirinya melihat para Satgas Covid-19 Bolmut yang berjaga di perbatasan belum steril (safety). “Hal yang unik terlihat pada Satgas Covid-19 Bolmut, dimana para petugas yang menggaungkan himbauan pemerintah dan mengecek kesehatan masyarakat terkait Virus Corona terkesan cuek dengan alat pelindung diri (APD). Terlihat sebagian dari petugas tidak memakai safety tersebut,” ucapnya kepada awak media, Sabtu (4/4/2020).

Abdul Kadir menilai, Satgas Covid-19 yang menjadi contoh masyarakat dalam pencegahan virus corona terkesan ikut ramai. “Kesannya iko rame, jika tidak memakai APD tanpa disadari bisa saja terkena imbas ketika saat pemeriksaan ada warga yang terdeteksi terpapar Covid-19. Ini sangat rentan, karena mereka berjaga di perbatasan yang tentunya terus berkomunikasi dengan warga yang akan melintas,” ujarnya.

Ia pun berharap, Satgas Covid-19 selalu taat aturan sesuai dengan apa yang disampaikan yang disampaikan oleh protokol kesehatan. “Intinya sesuai SOP, saya pun berharap kepada Bupati Bolmut Depri Pontoh untuk mengagendakan pemeriksaaan (Rafid test) massal khusus kepada petugas medis, Satgas tiap SKPD, aparat kepolisian dan relawan,” pungkasnya.

Abdul Kadir juga menambahkan, agar Pemkab Bolmut melalui Dinas Kesehatan untuk terus melakukan sosialisasi ke masyarakat sebagai bentuk penjabaran Physical Distancing.

“Tentunya memberikan informasi secara terbuka kepada khalayak ramai agar langkah-langkah yang dilakukan, baik isolasi dan pengawasan segara dilakukan bilamana terkonfirmasi ODP, OTG, atau PDP. Intinya virus ini bukan aib yang harus disembunyikan, tetapi demi keselamatan banyak orang,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten Bolmut DR. Drs. Hi. Asripan Nani, Msi yang juga Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 saat dikonfirmasi menegaskan, bahwa alat pelindung diri (APD) sudah disiapkan dan wajib digunakan oleh petugas di lapangan.

“APD wajib digunakan saat melaksanakan pemeriksaan di perbatasan maupun di tempat umum lainnya. Bahkan semua SKPD, RSUD serta Puskesmas wajib menyiapkan APD,”tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bolmut, dr. Jusnan Mokoginta melalui Kepala Bidang Penyakit Menular Febianto Lumoto SKM menjelaskan, bahwa untuk Pengadaan APD (alat pelindung diri) sudah ditindaklanjuti.

“Sudah dipesan dan dipastikan minggu depan akan tiba di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Adapun petugas medis, relawan dan aparat kepolisian yang selama ini bertugas diperbatasan nantinya kami akan lakukan Rafid tes,”singkatnya.(syam)

2 KOMENTAR

  1. Sebaiknya disertakan dengan keterangan ketua satgas mengenai tindakan anggotanya yang mungkin lalai dengan APD. Satu lagi, sdikit koreksi, diparagraf ke empat ada dua kata yang double, dan setau saya tulisan COVID itu menggunakan huruf kapital karena itu adalah singkatan..🙏🙏

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here