Meteran Tak Berfungsi, Sejumlah Warga Kakenturan Dua Belum Nikmati Air Bersih PDAM

0
644
Warga kelurahan Kakenturan Dua, Rosmiaty Damal berharap bisa menikmati air bersih PDAM

Bitung, Sulut – Warga Kelurahan Kaketuran Dua mengeluhkan kinerja dari PDAM Duasudara Bitung yang terkesan cuek terkait meteran air yang tidak berfungsi.

Pasalnya, sejumlah warga di Lingkungan Satu RT.05 tersebut, berharap dan sangat mendambakan realisasi program air bersih PDAM yang mengalir ke rumah-rumah warga.

“Proyek ini selesai dikerjakan pada bulan Agustus 2019 lalu, ternyata sampai sekarang masih sebatas mimpi dikarenakan pemasangan pipanisasi belum juga dilakukan meski jelas terlihat sudah terpasang meteran airnya,” ucap Rosmiaty Damal, salah satu warga kepada awak media, Senin (6/4/2020).

Dirinya mempertanyakan, kenapa program pemasangan instalasi pipa tersebut mangkrak begitu lama. Celakanya, tidak ada juga penjelasan dari pihak yang berkompeten. Warga tidak tahu harus berbuat apa dan mengadu kemana.

“Kami warga sendiri tidak tahu penyebabnya. Bagaimana caranya, kami rakyat hanya bisa menunggu, disuruh bersabar kami sabar. Kalau tidak salah jumlah meteran air yang belum difungsikan di wilayah ini ada 6 (enam),” ujarnya.

Rosmiaty menyayangkan, badan meteran tersebut mubazir karena dibiarkan lama tidak berfungsi.

“Kadang anak-anak bermain buka tutup meteran jadinya rusak. Kalau memang belum bisa dimanfaatkan sekarang, kenapa dipasang sekarang. Kalaupun ada kendala tolong sampaikan ke warga, biar warga mengerti,” cetusnya.

“Selama ini, kami membeli air dari jasa pengantaran seharga Rp 35 ribu per tong. Itu pun dipakai cuman tiga hari, terus terang, sulit mendapatkan air bersih, terpaksa mandi pun sulit. Karena keterbatasan air yang hanya untuk kebutuhan pokok makan dan minum. Jika habis lagi yah pesan lagi, hitung saja berapa banyak uang yang dikeluarkan demi mendapat air bersih. Apalagi situasi sekarang dalam darurat penanganan virus Corona,” tambah Rosmiaty.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Harian DPP Corong Aspirasi Rakyat (C.A.R) Indonesia, Khalid Rahman meminta instansi terkait untuk cerdas menyikapi hal tersebut.

“Kebutuhan air sangat susah, tidak juga diberi solusi mengatasi permasalahan ini. Inti dari berbagai keluhan warga itu, sangat membutuhkan air bersih. Kami meminta kepada pihak PDAM agar menindaklanjuti keluhan warga. Sebagaimana komitmen Wali Kota Bitung terhadap program air bersih yang harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga,” pungkasnya.

Sementara itu, Lurah Kakenturan Dua, Aswan Tamin saat dikonfirmasi kaget dengan informasi terkait adanya proyek pengerjaan tersebut. “Saya juga baru tahu, pihak yang bekompeten tidak pernah memberitahu adanya pekerjaan tersebut. Nanti coba saya konsultasikan ke PDAM, yang pastinya akan ditindaklanjuti,” singkatnya.(old)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here