Bupati Bolmut Tegaskan Jaga Ketat Perbatasan

0
354

Bolmut, Sulut – Pengawasan terpadu oleh pemerintah daerah, kecamatan dan desa sepertinya harus lebih ditingkatkan. Pasalnya warga Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang berdatangan dari luar terinformasi masih ada kloter kedua para santri Alfatah Tamboro, lewat penerbangan Surabaya-Makasar-Gorontalo yang hari ini, Selasa (14/4/2020) pulang ke Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh saat dikonfirmasi diruang kerjanya menyatakan bahwa dirinya sudah menginstruksikan Satuan Tugas Covid-19 Bolmut untuk segera menjemput langsung para santri tersebut.

“Selanjutnya akan langsung dibawah ke RSUD Bolmut untuk pemeriksaan kesehatan dengan mengikuti SOP dan Protokol kesehatan. semoga semua pihak dapat kooperatif mematuhi arahan dan himbauan pemerintah demi keselamatan kita semua,” ucapnya.

Dirinya menuturkan, kondisi terkini perkembangan penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Bolmut. “Status PDP masih tetap seperti kemarin yaitu satu (1) orang saja, dan dokter ahli yang menangani pasien tersebut sudah melakukan tindakan medis untuk segera mendapatkan hasil Swab laboratorium apakah positif atau negatif. Mohon bersabar dan tetap waspada,”terang Depri kepada awak media yang juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Bolmut, dr. Jusnan Mokoginta.

Ditanya soal kesiapan anggaran penvegahan dan penanganan Cpvi-19, Bupati mengatakan, bahwa besok, dirinya bersama Kapolres, Kajari Bolmut dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) akan melakukan koordinasi terkait anggaran senilai Rp 3,9 miliar.

“Penggunaan anggaran kami melibatan pihak kejaksaan dan kepolisian agar pengawasanya akuntabel dan tepat sasaran serta jauh dari penyalahgunaan. Dan tentunya perlu saya sampaikan bahwa anggaran Covid-19 ini dilakukan secara betahap karena memang kita harus teliti dan cermat,”jelasnya.

Bupati juga menambahkan, mengingat hal ini masih siaga bencana, maka peruntukan kegiatan dan anggaranya harus berbanding lurus dengan penetapan status siaga bencana darurat bencana seperti apa dan tidak bisa tergesa-gesa karena semuanya harus prosedural dan taat aturan yang ada.

“Marilah kita bijak dan mengambil hikmah positif dari bencana yang sedang kita hadapi bersama. Semoga situasi dan kondisi sebaran Virus Covid-19 saat ini akan segera berakhir,” pungkasnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here