Tangkal Covid-19, Popo Buhang : Pemkab-DPRD Bolmut Harus Bersinergi

0
333

Bolmut, Sulut – Keresahan masyarakat dengan pandemi Covid-19 terus berlangsung. Tindakan dan kebijakan Pemerintah Daerah dan DPRD menjadi andalan masyarakat dalam mengatasi virus mematikan ini.

Ketua Presidium Pemekaran Pengawal Pembangunan Bolaang Mongondow Utara, Christofel “Popo” Buhang saat ditemui awak media meminta Pemkab dan DPRD Bolmut bersinergi mengatasi situasi saat ini, bukan saling menyalahkan dalam menghadapi pandemi covi-19.

“Pemkab dan DPRD agar dapat bersinergi dalam melakukan langkah-langkah yang cepat, tepat dan terukur terkait penanganan virus corona melalui satgas covid-19, bukan saling lempar bola panas,” ucapnya kepada awak media, Kamis (16/4/2020).

Selain itu, lanjutnya, pemkab harus mengambil langkah antisipatif untuk mempersiapkan Sarana dan Prasarana yang dibutuhkan oleh dokter dan petugas medis dalam penanganan Pasien, termasuk menyiapkan rumah singgah disertai fasilitas yang dibutuhkan oleh para ODP.

Popo juga menambahkan, Pemkab harus menjamin asupan gizi dan insentif daerah bagi para petugas medis dan relawan. “Kemudian, segera ada realisasi penggunaan Dana Desa dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 serta lakukan langkah strategis terhadap masyarakat terdampak bencana,” tukasnya.

“Saya menghimbau kepada warga untuk megikuti aturan anjuran pemerintah seperti Physical Distancing, WFH Stay Home. Hal ini sudah cukup membantu pemerintah,” tambah Popo.

Menyikapi hal ini, Anggota DPRD Bolmut, Abdul Eba Nani (AEN) menjelaskan saat ini harus fokus dan action lapangan sesuai SOP dan Protokol kesehatan. “Intinya, bergerak cepat dan tepat sehingga penyebaran Virus ini cepat selesai. Saya juga mengingatkan agar Satgas covid-19 ini lebih aktif, kalau bisa pendelegasian tugas-tugas satgas covid 19 ini lebih efektif dan terarah. Pasalnya anggaran kegiatan Rp3,9 miliar sudah dimanfaatkan lewat pengadaan alat kesehatan dan sosialisasi operasional penanganan,” tandasnya.

Abdul juga mengingatkan agar Pemkab berhati-hati dalam hal pengelolaan keuangan Bencana Non Alam Covid-19. “Jika terjadi penyalahgunaan, kami (DPRD) sebagai fungsi kontrol, tidak tinggal diam. Jangan sampai kesenangan sesaat berujung ke jeruji besi,”tegasnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here