Terpilih Ketum PSFI, Mato Faris Siap Tularkan Virus Keselamatan Berkendara

0
834

Bitung, Sulut – Mato Faris resmi terpilih sebagai Ketua Umum Perhimpunan Sopir Family Indonesia (PSFI) menggantikan Rudy Manoppo yang sudah dinonaktifkan.

“Rapat pleno digelar secara daring (online) via teleconfrence dari sejumlah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan juga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSFI terkait evaluasi kinerja dari Ketua Umum, dan sekaligus memplenokan keputusan para pengurus terkait penetapan Ketua Umum yang baru secara jenjang atau hirarki organisasi sesuai AD/ART PSFI,” ucap Sekretaris Umum PSFI, Tommy Kalangi kepada media jejak fakta, Sabtu (18/4/2020).

Adapun hasil rapat, kata Tommy, diantaranya memberhentikan dan mencabut keanggotaan Rudy Manoppo secara administrasi organisasi dan terkait perilaku dan pengunduran diri sebagai Ketua Umum PSFI.

“Mengangkat dan menetapkan Bung Mato Faris yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum sebagai Ketua Umum PSFI yang baru. Selain itu mengangkat serta menetapkan dalam pergantian antar waktu, Bung Yuddy Mongkau sebagai Wakil Ketua Umum PSFI. Keduanya dengan masa jabatan 5 (lima) tahun sejak ditetapkan terpilih,” tandasnya.

Sementara itu, Mato Faris saat diwawancarai mengatakan, bahwa mengemban jabatan Ketum menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya. “Perlu diketahui, Ketua Umum mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sangat berat. Karena sebagai kader organisasi, saya harus siap ketika diberikan amanah untuk menahkodai PSFI,” ucapnya.

Ditanya terkait program kedepan sebagai Ketua Umum, Mato menuturkan akan fokus pada kesejahteraan para anggota PSFI. “Yang dimaksud kesejahteraan disini tidak harus dinilai dan diukur dari sisi material semata. Namun yang lebih utama adalah meningkatnya tali silaturahmi, wawasan dan persaudaraan dari para anggota PSFI itu sendiri,” tuturnya.

Mato juga menambahkan, dirinya akan siap menularkan virus keselamatan berkendara. “Intinya menghilangkan stereotipe (stigma) negatif yang selama ini kerap dialamatkan kepada para sopir. Mulai penampilan yang kucel, ugal-ugalan, hingga kebiasaan mengonsumsi minuman keras,” pungkasnya.(rpm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here