Pandemi Covid-19, Habriyanto Nilai Kebijakan Pemkot Bitung Belum Efektif

0
438
Anggota DPRD Bitung, Habriyanto Achmad

Bitung, Sulut – Anggota DPRD Bitung, Habriyanto Achmad, menilai sejumlah kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung dalam penanganan corona (COVID-19) belum diterapkan secara efektif. Selain masalah upaya pengendalian, eksekusi program untuk membantu masyarakat pun terkesan lamban dilakukan.

“Saya menilai pelaksanaan kebijakan yang ada di lapangan belum bisa dikatakan berjalan baik. Masyarakat masih kesulitan dalam mendapatkan bantuan yang sekiranya dibutuhkan,” ucapnya kepada awak media, Minggu (19/4/2020).

Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan pun terlihat ‘pilih kasih’. “Distribusi bantuan masih tidak relevan ke masyarakat, akibatnya warga masih ada yang gigit jari karena belum mendapat kepastian bantuan tersebut,” ujarnya.

Habriyanto menegaskan pada masa krisis seperti ini, data dan informasi sangat diperlukan sebagai bahan untuk merancang strategi penanggulangan virus yang sudah menjadi pandemi. “Ini kejadian luar biasa. Maka penanganannya juga harus luar biasa,” tegasnya.

Tak hanya bantuan ke masyarakat, lanjut Habriyanto, hingga para tenaga medis pun masih kekurangan Alat Perlindungan Diri (APD) padahal ini sangat sentral terkait penanganan dan pencegahan virus corona.

“Sangat memprihatinkan, para tenaga medis di jajaran pemkot Bitung, terutama di sejumlah Puskesmas, masih memakai jas hujan sebagai Alat Perlindungan Diri (APD),” cetusnya.

“Saya meminta instansi yang berwenang, agar betul-betul serius menangani terkait sosial masyarakat dan juga perlindungan tenaga medis. Kan dananya sudah dianggarkan, transparansi dan keseriusan sangat dibutuhkan. Fokus, jangan terkesan ikut ramai,” tambah politisi PDI Perjuangan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Bitung, dr. Jeaneste Watuna saat dikonfirmasi, mengakui soal keterbatasan APD di sejumlah Puskesmas. “Untuk APD memang kita masih mengalami keterbatasan stok dan sementara diadakan,” ucapnya.

Jeaneste menambahkan, pihaknya sudah memesan sebanyak 250 APD dan baru sebagian yang datang karena sulitnya mendapatkan stok APD dalam jumlah banyak. “Selain itu, kita juga telah menerima bantuan APD dari Provinsi sebanyak 100 APD dan itu langsung kita salurkan ke puskesmas-puskesmas,” pungkasnya.(rpm/old)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here