Gas Melon Langka di Bolmut, Akibat Ulah Penimbun?

0
561

Bolmut, Sulut – Situasi sulit akibat himbauan agar masyarakat tetap diam di rumah oleh pemerintah mengakibatkan terbatasnya mobilitas warga. Persoalan tak kalah serius justru harus dihadapi warga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).

Pasalnya, mereka adalah warga yang juga turut terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini, menghadapi kelangkaan gas elpiji 3 kg atau dikenal dengan gas melon.

Tidak hanya langka, sudah lebih dari sepekan, gas bersubsidi ini juga mengalami kenaikan drastis. Harganya melonjak antara Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per tabung, padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) di pangkalan atau agen hanya Rp16 ribu sampai dengan Rp17 ribu saja. Tak ayal, kenaikan harga gila-gilaan di tengah kelangkaan gas elpiji 3 kg ini pun membuat warga menjerit.

Seperti dituturkan salah satu warga, Jabir Patingki, gas elpiji 3 kg sangat sulit untuk mendapatkannya sejak satu minggu terakhir.

“Harusnya ini menjadi perhatian instansi terkait untuk melakukan pengawasan lapangan jangan sampai ada permainan oknum untuk mencari keuntungan di masa sulit sekarang ini,” cetusnya saat bersua dengan awak media, Kamis (23/4/2020)

Menghadapi situasi sulit ditengah penyebaran pandemi Covid-19 ini yang bertepatan dengan bulan Ramadhan, dia meminta dengan sangat pemerintah dan aparat penegak hukum tidak tinggal diam.

“Saya gak tahu harus mengadu ke siapa? Coba tolong suara kami masyarakat kecil ini didengarkan. Mana kita lagi susah begini gara-gara virus corona, nambah lagi dengan masalah gas yang langka. Tolonglah, pemerintah jangan diam saja. Segera adakan razia pasar, tindak tegas oknum yang nimbun gas,” pinta Jabir tak dapat menahan kekesalan.

“Beberapa hari lalu, ada bantuan Sembako dari Pemerintah Provinsi Sulut. Tapi jika gas kosong, terus beras dengan lauk mau dimasak pakai apa? Pemerintah harus mengontrol distributor dan persediaan pasokan gas elpiji 3 kg di Bolmut agar pelaksanaan ibadah puasa ini berjalan khidmat walaupun dalam situasi dan kondisi sekarang ini,” tambahnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here