Aneh, Edaran Tidak Tarwih Berjamaah di Masjid Tapi Pasar Ramadhan di Bitung Dibuka

0
3231
Suasana pasar jajanan khas Ramadhan di pusat Kota Bitung yang dibanjiri pengunjung

Bitung, Sulut – Puasa di bulan suci Ramadhan 1441 Hijriyah tahun ini terasa sangat jauh berbeda dengan puasa tahun sebelumnya. Bagaimana tidak, pasca pandemi virus corona (Covid-19), seruan untuk tidak melakukan aktivitas ibadah di masjid membuat rumah ibadah umat Islam ini sepi.

Bukan hanya itu, seluruh rumah ibadah agama lain pun demikian sejak lebih dari sebulan tidak pernah lagi ada aktivitas didalamnya.

Dari pantauan awak media, Jumat (24/4/2020) salah satu pusat jajanan khas ramadhan terbesar di Kota Bitung tetap diberikan izin melakukan aktivitas untuk berjualan.

“Ini sangat tidak sesuai dengan anjuran pemerintah dimana puluhan bahkan bisa ratusan orang berkumpul disana tanpa pelindung diri serta social distancing,” ucap Khalid salah satu warga Kota Bitung.

Pemberian izin ini pun menurut Khalid melukai umat beragama yang sudah dengan rela meninggalkan rumah ibadah mereka demi mengikuti anjuran pemerintah.

“Masjid dilarang digunakan untuk ibadah sholat jumat dan taraweh, gereja dan rumah ibadah lain pun demikian. Tapi pasar dan pusat jajanan yang mengumpulkan orang begitu banyak dibiarkan,” tandasnya seraya meminta kepada Pemkot Bitung untuk lebih cerdas dalam mengambil kebijakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bitung, Benny Lontoh saat dikonfirmasi via Whatsapp menuturkan, bahwa ijin yang diberikan atas dasar pertimbangan dengan penegasan terkait menjaga jarak antar pedagang dan pembeli.

“Pertimbangan utama hanyalah untuk memberi sarana bagi umat muslim di sekitar pusat yang hendak berbuka puasa agar lebih mudah. Ijin pun diberikan secara gratis tanpa retribusi apapun, dan penegasan untuk tetap mengikuti aturan oleh protokol kesehatan,” katanya.

“Menggunakan masker bagi penjual dan pembeli juga ditegaskan dengan jelas ke pihak pengelola. Besok akan kita pantau, jika pengelola tidak mampu mengendalikan sesuai arahan. Maka ijin akan ditarik dan bangsal akan dibongkar. Kejadian hari ini menjadi bahan evaluasi bagi kami,” tambah Benny.(*/rpm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here