Hasil Seleksi Aparat Desa Buko Bermasalah, Sangadi Nekat “Selipkan” Koleganya Secara Sepihak

0
2595

Bolmut, Sulut – Gaya otoriter pejabat kekinian di era reformasi ini masih ada saja, dengan memanfaatkan jabatan untuk memenuhi syahwat pribadi dan kelompoknya.

Hal ini dibuktikan oleh Kepala Desa Buko Utara, kecamatan Pinogaluman Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang dikenal dengan sebutan Sangadi Buko Utara berinisial SH.

Dari informasi yang diperoleh, SH nekad mengubah hasil seleksi aparat desa yang memasukkan kolega (keluarga) secara sepihak. Alhasil, tindakan Nepotisme dari SH membuat polemik di kalangan warga Desa Buko Utara.

“Kami atas nama masyarakat, sangat kecewa dengan perilaku Sangadi Buko Utara (SH) yanh mengintervensi rekrutmen aparat desa, mengubah hasil seleksi dengan memasukkan keluarganya. Padahal nama tersebut tidak tercantum dalam hasil seleksi yang diputuskan,” ucap Tokoh Pemuda kecamatan Pinogaluman, Mukhsin Umar, Jumat (24/4/2020).

Terkait tindakan tersebut, Mukhsin pun meminta agar Bupati Bolmut segera mengevaluasi kinerja SH. “Ini merupakan penyalahgunaan jabatan. Kami meminta Bupati Bolmut untuk mengevaluasi kinerja dari Sangadi, dan aparat hukum untuk segera menindaklanjuti hal ini karena ada perilaku Nepotisme yang bisa memenuhi unsur atau berujung pidana,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi, Sadam Fahry Yarbo saat dikonfirmasi mengakui bahwa pergantian hasil tersebut karena ada perintah dari Sangadi. “Iya betul, ada kesalahan teknis terkait hasil seleksi tersebut. Ini karena petunjuk Sangadi, sehingga kami merubah data hasil kelulusan aparat desa,” ucapnya.

Sadam menuturkan, pihaknya (tim seleksi) sudah menerima surat dari Pemerintah Kecamatan Pinogaluman agar meralat hasil tersebut dengan mengembalikan hasil awal sesuai peringkat.

“Intinya, Camat menyuruh kami untuk meralat sesuai dengan hasil awal mulai dari rangking pertama hingga kelima. Hal ini juga sudah disampaikan kepada Sangadi, namun sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya,” tuturnya.

Terpisah, Camat Pinogaluman, Irawati Mooduto membenarkan hal tersebut. “Kami sudah melayangkan surat ke tim seleksi dan Sangadi Buko Utara untuk memproses hasil seleksi aparat desa sesuai aturan yang ada. Ini satu contoh buat Sangadi lainnya untuk tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan aturan, karena bisa saja akan berdampak pada pelanggaran hukum,” tegasnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here