Astaga !! Catut Nama Pemulung, Alasan Sang Pengusaha Nekat Buang Limbah B3

0
289

Batam, Kepri – Istilah “Mana Maling Mau Ngaku” patut disematkan pada sang pengusaha yang diduga membuang limbah sanblasting ke Pinggiran Pantai Sungai Sei Lekop.

Ada-ada saja alasan untuk mengelak demi kepentingan pribadi bahkan nekat mencatut nama pemulung dan memanfaatkan situasi pandemik covid-19.

Hal ini terbukti, saat awak media mengkonfirmasi salah satu perwakilan perusahaan yang diduga membuang limbah B3 tersebut, G alias Gin yang sangat enteng mengatakan bahwa pembuangan limbah B3 tersebut untuk menunjang para pemulung dalam memenuhi kebutuhan hidup.

“Kami membuang limbah tersebut, untuk membantu masyarakat pemulung dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari, apalagi ditengah pandemi Covid-19,” singkatnya.

Terpisah, Ketua Komunitas Peduli Sungai Sagulung, Aditya geram terkait ucapan yang dilontarkan perwakilan perusahaan tersebut.

“Sangatlah disayangkan perilaku pengusaha tersebut, dimana dia melakukan pembuangan limbah B3 yang sangat berbahaya nekat mencatut nama pemulung dengan alasan membantu masyarakat pemulung di tengah wabah Covid-19. Ini sangat tidak masuk akal,” cetusnya.

Menurutnya, banyak cara yang lebih layak dilakukan untuk membantu masyarakat. “Membantu dengan membagikan sembako ataupun lainnya yang penting positif. Saya nilai alasan yang diucapkan perwakilan tersebut bukan membantu tapi membahayakan warga,” ujarnya.

Aditya juga menambahkan, Pembuangan limbah adalah bagian dari kejahatan pengrusakan lingkungan hidup yang melanggar UU UU no 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Kami meminta kepada pemerintah dan aparat hukum untuk menidaklanjuti hal ini. Jangan sampai kepentingan perusahaan malah merugikan orang banyak. Ini harus secepatnya ditindaki,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini dipublish, dinas terkait belum berhasil dikonfirmasi awak media terkait hal ini.(JF06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here