Reaktif Rapid Tes, 3 Tenaga Medis di Bolmut Jalani Isolasi

0
1485

Bolmut, Sulut – Ancaman Covid-19 terus menghantui aktifitas masyarakat kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), tidak terkecuali petugas medis. Pasalnya dari informasi yang diperoleh, sebanyak 3 (tiga) petugas medis puskesmas dinyatakan reaktif rapid tes.

Kepala Dinas Kesehatan Bolmut dr.Jusnan C. Mokoginta,Mars saat bersua dengan awak media jejakfakta menjelaskan, telah menginstruksikan kepada Kepala Puskesmas Sangkub dan Bintauna untuk menutup sementara pelayanan kesehatan.

“Pelayanan untuk sementara tidak ada selama 2 (dua) minggu. Karena ada beberapa tenaga diperiksa dengan rapid tes menunjukkan reaktif,” ucapnya, Rabu (29/4/2020).

Menurut Jusnan, tenaga medis yang reaktif diduga terkontak erat dengan pasien yang resiko tinggi. “Protapnya ya di isolasi. Karena menjaga jangan sampai timbul masalah baru lagi dan penutupan sementara adalah langkah yang tepat untuk mencegah penularan Covid-19,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Sofyan Mokoginta SKM, saat dimintai tanggapan terkait hal ini, mengaku sedang melakukan agenda rafid tes ke sejumlah tenaga kesehatan dan juga akan melacak keluarga, tetangga maupun kerabat yang sempat kontak dengan pasien resiko tinggi.

“Untuk tenaga kesehatan yang rafid tesnya reaktif, tetap dilakukan perawatan di ruang isolasi RSUD Bolmut dan bisa dikatakan aman apabila sudah ada hasil Swab yang menyatakan Negatif. Itu sudah jaminan aman untuk pasien dan masyarakat pada umumnya,” ungkapnya via Whatsapp.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here