“Karantina” 9 Ranperda, Baleg DPRD Bolmut Dinilai “Duduk Manis”

0
667
Ketua DPC Gerindra Bolmut, Hi. Reba R. Ponto, SE

Bolmut, Sulut – Fungsi legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolmut, menuai sorotan. Pasalnya, memasuki pertengahan tahun 2020 produk legislasi belum ada yang disahkan.

Buktinya, ada 9 (sembilan) rancangan peraturan daerah (Raperda), yang disampaikan oleh pihak Eksekutif pada tanggal 31 Maret 2020, melalui surat Bupati Bolmut Nomor : 180/572/Setdakab. Hukum perihal penyampaian rancangan peraturan daerah namun sampai hari ini, belum dibahas oleh pihak Bapemperda DPRD Bolmut.

Ketua DPC Gerindra Bolmut, Hi. Reba R. Ponto, SE menyayangkan kinerja Bapemperda DPRD Bolmut yang terkesan sangat lamban menindaklanjuti Ranperda yang sudah diajukan oleh pihak Eksekutif.

“Seharusnya Bapemperda segera membahas dan menetapkan Sembilan Ranperda yang diajukan oleh pihak eksekutif, jika ada alasan pandemi COVID-19 apa tidak ada jalan lain untuk Vicon (video Conference). Jangan terkesan duduk manis” ucapnya.

Menurutnya, memang saat ini sedang menghadapi Pedemi COVID-19, tapi bukan melalaikan tugas untuk tidak membahas Ranperda. “Ini merupakan kepentingan rakyat. Banmus DPRD apakah sudah pernah melakukan agenda musyawarah dan kesepakatan tata cara dan lain sebagainya sehubungan dengan Agenda agenda DPRD lebih khusus tindak lanjut pembahasan 9 (sembilan) Ranperda,” ujarnya.

Terkait kinerja yang terkesan lamban, Reba berkelakar alangkah baiknya gaji dan tunjangan disumbangkan saja ke rakyat terdampak COVID-19. “Jika tidak kerja, apakah mereka wajar terima gaji dan tunjangan di tengah rakyat yang lagi susah,” pungkasnya.

Terpisah, Abdul Eba Nani, anggota Bapemperda DPRD saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya (Bapemperda DPRD) sudah menjadwalkan pelaksanaan pembahasan Ranperda dimaksud.

“Kami juga berlandaskan pada edaran Menteri Dalam Negeri, untuk itu seperti apa tata cara pembahasan Ranperda ini, akan kami konsultasikan dulu dengan pimpinan. Apakah dilaksanakan via daring atau tetap di ruang sidang DPRD dengan Protokol Covid 19 atau seperti apa yang jelas memang pasca paripurna penetapan Ranperda ini sudah hampir 3 (tiga) bulan,” ucapnya.

Menyikapi hal ini, Abdul Eba akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Ketua Bapemperda, Sauda Lakoro. “Pastinya akan kami ditindaklanjuti, saya akan koordinasikan dengan Ketua Bapemperda seperti apa skema pembahasan 9 (sembilan) Ranperda tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, hingga berita ini dipiblish, Ketua Bapemperda Sauda Lakoro belum berhasil dikonfirmasi terkait hal ini.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here