DPRD Bolmut Minta Tingkatkan Efektifitas Pencegahan COVID-19 di Kecamatan Hingga Pedesaan

0
525

Bolmut, Sulut – DPRD Bolmut meminta seluruh pihak terkait, agar terus mengefektifkan penanganan dan pencegahan terhadap COVID-19, baik kabupaten, kecamatan hingga pedesaan.

Wakil Ketua DPRD Saiful Ambarak, Spd.i saat bersua dengan awak media jejakfakta mengatakan, terkait dengan penanganan dan pencegahan Covid 19 di wilayah kecamatan Puskesmas dan Desa pada prinsipnya sudah cukup baik. Namun kata dia, masih minimnya sarana dan prasarana di tingkat Puskesmas dan Posko Relawan Desa benar-benar dipersiapkan dengan standar dan Protokol COVID-19.

“Saya yakin dan percaya dengan dukungan anggaran yang ada SatGas COVID-19 Bolmut dan instansi terkait akan mampu meminimalisir pencegahan virus corona,” ucapnya, Rabu (13/5/2020).

Berdasarkan hasil pemantauannya, kata Saiful, masih ada petugas medis di puskesmas yang masih kekurangan dan keterbatasan terkait penanganan dan pencegahan COVID-19.

“Tangki penyemprotan dan cairan disinfektan, itu hal yang utama. Saya harap ini hanya situasional semata dan berharap agar segera diadakan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bolmut dr. Jusnan. C. Mokoginta, Mars saat dikonfirmasi terkait hal ini, menjelaskan bahwa kegiatan pencegahan COVID-19, di wilayah kecamatan dan desa telah di backup dengan turun lapangan bersama tenaga kesehatan puskesmas dan relawan Desa.

Pihaknya pun, kata Jusnan akan berupaya untuk memfasilitasi apa saja kekurangan dalam penanganan dan pencegahan COVID-19. “Pastinya kita akan kroscek kembali, apa yang kurang pasti akan difasilitasi. Intinya, kegiatan penyemprotan disinfektan dan edukasi tentang pencegahan COVID-19 bagi masyarakat serta para pelaku perjalanan terus digalakkan sebagai upaya preventif terhadap pandemik COVID-19 saat ini,” tukasnya.

Adapun sasaran penyemprotan untuk hari yakni;
1. Batas Provinsi Sulut dan Provinsi Gorontalo (Posko Barat)
2. Kantor Camat Pinogaluman
3. Tempat ibadah yang ada di Kecamatan Pinogaluman
4. Polsek Pinogaluman
5. Masjid Agung Baitul Rahmman Boroko

Jusnan menambahkan, tim penyemprotan terdiri dari 6 (enam) orang petugas penemprotan dan tiga orang pendamping yang bertugas untuk memberikan edukasi, mengambil dokumentasi dan membuat laporan kegiatan.

“Untuk logistiknya cukup. Intinya sampai saat ini kami tetap fokus, memang diakui pasti tidak semua desa dilengkapi, karena dari evaluasi kunjungan ke posko-posko yang ada, semacam kurangnya ketersediaan APD, Thermometer Gun, Tangki Spray. Tapi apapun keterbatasan posko desa siaga COVID-19 harus diperkuat untuk pencegahan dan pemutusan rantai penularan covid 19,” pungkasnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here