Diduga Mayat PDP COVID-19 Terbengkalai di RSUD Bolmut, Ada Apa?

0
1535
Nampak petugas medis Dinas Kesehatan Bolmut saat mengurus jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD Bolmut

Bolmut, Sulut – Aneh tapi nyata, kematian pasien dalam pengawasan (PDP) di RSUD Bolmut diduga ditelantarkan oleh pihak RSUD dan Satgas COVID-19. Hal ini dibuktikan, pasca meninggalnya pasien PDP in, ruang pemulasaran mayat tidak tersedia bahkan tim khusus yang bertugas mengurus jenazah tidak ada, padahal puluhan miliar dana yang dianggarkan untuk penanganan dan pencegahan COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Jusnan. C. Mokoginta, Mars menjelaskan saat dikonfirmasi membenarkan terkait kematian pasien PDP COVID-19.

“Iya betul, berinisial umur 61 tahun jenis kelamin Laki-Laki. Sesuai KTP beliau warga Bintauna Pantai, kecamatan Bintauna. Untuk domisilinya di Kuala Utara Kecamatan Kaidipang,” ucapnya saat dikonfirmasi media ini, Senin (18/5/2020).

Jusnan menjelaskan, pasien yang berstatus dalam pengawasan, menjalani perawatan di RSUD Bolmut sejak 16 Mei 2020 lalu. “Diagnosa awal sesak respirasi 36 kali per menit, setelah dilakukan pemeriksaan penunjang darah lengkap dan foto thorax maka tim medis RSUD menetapkan sebagai PDP. Tidak memiliki riwayat perjalanan namun terinformasi yang bersangkutan kontak erat dengan pelaku perjalanan dari Gorontalo, dan pada tanggal 17 Mei 2020 Pukul 17.00 kondisi kesehatan lasien memburuk, tampak sakit berat (gelisah), tekanan darah 80/60. Dan hari ini, tanggal 18 Mei 2020 Pukul 00.35 wita pasien meninggal dunia dengan status PDP dan dimakamkan dengan protokoler COVID-19, sebelum meninggal pasien sudah di swab 2 (dua) kali untuk pemeriksaan lebih lanjut dalam rangka penegakan diagnosa apakah COVID-19 atau tidak,” terang Jusnan.

Terpisah Kabid Penyakit Menular Dinas kesehatan Bolmut Febyanto Lumoto, SKM saat bersua dengan awak media di RSUD Bolmut, malam tadi, mengatakan pihaknya kebingungan karena memang fasilitas pemulasaran tidak tersedia.

“Saya hanya menelepon kakak saya Arman Lumoto untuk mengurus jenazah secara Islam karena memang tidak ada petugas yang ditugaskan oleh pihak RSUD, tapi Alhamdulillah setelah berkoordinasi dengan Camat Bintauna dan Sangadi Bintauna Pantai serta puskesmas, akhirnya jenazah segera dimakamkan tadi malam sesuai Protokol COVID-19,” tukasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Bolmut, dr. Winny M. Soewikromo saat dikonfirmasi terkait hal ini belum merespon konfirmasi yang dilakukan awak media hingga berita ini dipublish.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here