KMP-4 Kawal Penanganan dan Penyaluran Bansos di Paguyaman

0
888

Bualemo – Mahasiswa merupakan perpanjangan lidah rakyat, sehingga mahasiswa dipercayakan menjadi partner pemerintah dan juga penyambung lidah rakyat. Hal ini dilakukan menjadi bentuk tanggung jawab tersendiri bagi mahasiswa kader KMP-4.

Di tengah pemerintah melakukan penanganan pencegahan penyebaran COVID-19 dan penyaluran bantuan yang terdampak akibat wabah mematikan ini, KMP-4 turut andil dalam Pengawalan penaganan pencegahan penyebaran COVID-19 dan penyaluran bantuan, Sabtu (23/5/2020).

“Kami telah membentuk TIM 9 untuk membantu Pemerintah serta menjadi Relawan yang berfungsi mengawal penanganan dan penyaluran bantuan, agar anggaran yang digunakan oleh pemerintah desa sesuai dengan prosedur serta transparan kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat mengetahuinya,” ucap Ketua Umum Paguyuban KMP-4, Adrian Hasan.

Bagi Adrian, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan bantuan dari pemerintah tepat sasaran serta semua masyarakat dapat merasakanya. “Kami turun survey, melihat dan mendengarkan aspirasi masyarakat, serta meninjau langsung hal apa saja yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah desa. Ini yang kemudian menjadi bahan pembelajaran kami,” tukasnya.

“Untuk kali ini TIM 9 baru selesai turun di dua desa yaitu desa Bukit Karya dan Desa Towayu, dan ini akan kami lakukan di seluruh desa yang berada di wilayah Kecamatan Paguyaman Pantai,” tambah Adrian.

Pengawasan dan penanganan penyaluran bansos tersebut diapresiasi Camat Paguyaman Pantai, Stevi DJ. A. Haliki.

“Gerakan mahasiswa KMP-4 patut diapresiasi. Ini sebagai bentuk upaya transparansi dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan desa dimana juga disebutkan dalam UU Desa pasal 69, itu merupakan hak masyarakat untuk diberikan informasi parsitifatif dalam transparansi pengelolaan dana desa, sehingga apa yang dilakukan adik-adik mahasiswa ini sangat baik guna untuk mengawal, mengawasi serta memperbaiki apa hal-hal yang dilakukan oleh pemerintah desa,” tandasnya.

“Apalagi dalam situasi pandemik ini, tentunya masyarakat sangat berharap agar pemanfaatan dana desa yang diperuntukan untuk COVID-19 dan BLT dana Desa agar tepat sasaran sehingga masyarakat dapat merasakan hal tersebut, sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat. Harapan saya agar semua masyarakat mengikuti instruksi pemerintah dalam penanganan pencegahan penyebaran COVID-19,” tutup Stevi.(rzl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here