Vidcon Bersama Mendagri dan Menkeu, Bolmut Berharap Dapat Tambahan DID dan DAK

0
367
Kepala BPKD Bolmut Sirajudin Lasena, SE M.Ec.Dev

Bolmut, Sulut – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengikuti video conference tentang lomba inovasi daerah dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman COVID-19 dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Hi. Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati di Ruang Rapat Bupati Kantor Bupati, Jumat (29/5/2020).

Dalam video conference tersebut, Mendagri RI, Tito Karnavian menjelaskan bahwa upaya mengatasi penyebaran COVID-19 ini tidak akan bisa dalam waktu pendek. Masyarakat Indonesia hendaknya segera melakukan penyesuaian terhadap tatanan normal baru yang produktif namun aman dari penyebaran virus corona.

“Kita ingin masyarakat bisa segera beraktivitas dengan tatanan baru namun aman dari corona dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Semua daerah saya harap produktif tapi patuh pada protokol kesehatan yang ada. Saya mendorong agar daerah berlomba-lomba membuat inovasi kebijakan daerah untuk melaksanakan tatanan normal baru namun aman dari Covid-19 dan tetap melaksanakan protokol kesehatan,” ucapnya.

Tito pun menyebutkan, lomba inovasi terdiri dari 4 kategori wilayah yakni provinsi, kota, kabupaten zona hijau dan kabupaten zona merah. “Kami menyiapkan hadiah berupa uang yang berasal dari Dana Insentif Daerah (DID) dengan total sebesar 164 milyar. Juara 1 mendapatkan dana 3 (tiga) miliar, juara kedua mendapatkan dana 2 miliar dan juara ketiga mendapat dana 1 miliar. Masing-masing kategori wilayah kami bagi lagi menjadi 7 kategori lomba. Silakan daerah berlomba-lomba untuk membuat inovasi yang dibuktikan dengan video maksimal 2 (dua) menit,” tukasnya.

“Aspek dan bobot penilaian seperti sesuai dengan protokol covid-19 dengan bobot penilaian 40 persen mudah dilaksanakan oleh masyarakat dan ditiru oleh daerah lain dengan bobot penilaian 30 persen, memiliki kebaruan dan kreativitas yang kuat dengan bobot penilaian 20 persen serta ada unsur kerjasama dan kolaborasi dengan bobot penilaian 10 persen. Penilaian akan dilaksanakan 9-12 Juni 2020 dan pengumuman pemenang pada 15 Juni 2020,” tambah Mendagri.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati menjelaskan sangat mendukung program Menteri Dalam Negeri yang akan melaksanakan lomba inovasi kebijakan daerah dalam melaksanakan tatanan normal baru oleh daerah.

“Selain menyiapkan Dana Insentif Daerah untuk hadiah pemenang. Kami juga menyiapkan DID tambahan untuk mendukung pemerintah daerah mengatasi COVID-19 sebesar 5 Triliun. Kami juga membuka kemungkinan memberikan pinjaman kepada daerah yang tidak memiliki dana tetapi memiliki program yang baik untuk memulihkan ekonomi nasional. DID kami arahkan untuk mengurangi penyebaran Covid-19, mendukung daerah yang masih zona hijau untuk tetap bertahan di zona hijau, dan yang masuk zona merah untuk berjuang menuju zona hijau,” tuturnya.

Sri Mulyani juga akan menyiapkan anggaran DAK tambahan kepada daerah. “Insya Allah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara akan mendapatkan DID dan DAK tambahan,” tukasnya.

Terpisah, Kepala BPKD Bolmut Sirajudin Lasena, SE M.Ec.Dev saat dikonfirmasi media jejak fakta membenarkan ungkapan Sri Mulyani. “Iya benar apa yang disebutkan oleh ibu Menteri itu merupakan motivasi kepada kita pemerintah daerah dan masyarakat Bolmut karena memang point kita sudah ada 2 (dua) dari kriteria, yakni opini WTP dan ketepatan penyusunan APBD,” ujarnya.

Lasena pun berharap, Bolmut bisa mendapatkan tambahan DID dan DAK. “Semoga saja kita mendapatkan alokasi tambahan baik DID maupun DAK. Kita sambut new normal dengan tetap menjalankan protokol kesehatan COVID-19,” terangnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here