Pemkab Bolmut Komitmen Tekan Angka Stunting

0
643

Bolmut, Sulut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Utara (Bolmut) menggelar rembuk stunting online tingkat Kabupaten tahun 2020 Melalui mengikuti Video Conference (VICON) yang bertempat di Dinas Kesehatan Bolmut, Kamis (4/6/2020).

Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh yang diwakili oleh Sekertaris Daerah Bolmut Dr. Drs. Hi. Asripan Nani M.SI membuka secara resmi kegiatan rembuk stunting.

Dalam rapat tersebut, Sekda menjelaskan, berdasarkan pemantauan status gizi tahun 2016, prevalensi stunting di Bolmut sebesar 43, 80 persen. Kemudian turun di tahun 2017 menjadi 36,80 persen, selanjutnya data riset kesehatan daerah menyebutkan bahwa tahun 2019 prevalensi stunting di Kabupaten Bolmut berhasil turun menjadi 15,30 persen.

“Melihat data ini, bukan tidak mungkin pemerintah daerah akan berhasil mencapai target stunting pada RPJMD Kabupaten Bolmut. Yaitu pada angka 10 persen serta mendukung target stunting pemerintah pada RPJMN tahun 2020-2024 yaitu pada angka 19 persen,” ucapnya.

Menurutnya, sebagai wujud komitmen dari pemerintah daerah dalam upaya untuk memutus mata rantai siklus kemiskinan dan kekerdilan di Kabupaten Bolmut, maka dilaksanakan rembuk stunting online pada hari ini dengan berpedoman pada surat mentri dalam negeri RI nomor :440/2159/Bangsa perihal pelaksanaan rembuk stunting pada kondisi pandemi Covid-19.

“Rembuk stunting ini merupakan tahapan aksi ketiga dari delapan aksi konvergensi penurunan stunting di Kabupaten Bolmut. Dimana pada aksi pertama kita telah menentukan dan menyepakati lokus desa-desa yang nantinya kita akan fokus dalam upaya penanggulangan stunting tahun 2021,” tutur Sekda.

Lebih Lanjut, Asripan mengatakan, bahwa untuk aksi kedua telah menyepakati bersama program kegiatan dan pendanaan Terhadap 16 Desa lokus stunting tahun 2021.

Adapun 16 Desa Lokus Stunting di Kabupaten Bolmut Tahun 2021, yakni:
Desa Apeng Sembeka
Desa Sang Tombolang
Desa Sompiro
Desa Bintauna Pantai
Desa Biontong
Desa Biontong Satu
Desa Binjeita
Desa Binjeita satu
Desa Biontong dua
Desa Binuanga
Desa Mokoditek
Desa Saleo Satu
Desa Ollot dua
Desa Paku Selatan
Desa Bigo
Desa Tuntung Timur.

Kegiatan rembuk stunting diakhiri dengan penandatanganan berita acara.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPRD Bolmut, Hi. Djuldin Bolota SIP saat bersua dengan jejak fakta mengatakan, sebagai mitra kerja pemerintah daerah, dirinys mengapresiasi atas target dari kinerja pemkab Bolmut.

“Ini merupakan keberhasilan yang sangat baik dan perlu dukungan kebijakan anggaran yang terukur dan terarah mengingat stunting ini merupakan persoalan serius saat ini dan akan datang terlebih di tengah Pandemi Covid 19 ini, dampaknya adalah pendapatan dan kemampuan ekonomi masyarakat terganggu konsumsi dan asupan makanan Bergizi menurun walaupun saat ini Bolmut merupakan kabupaten yang berhasil menekan angka stunting di Propinsi sulawesi Utara,” ujarnya.

“Tetapi kewaspadaan kita perlu ditingkatkan, solusinya harus menyediakan anggaran yang berimbang. Saya menyarankan agar penganggaran program stunting dialokasikan sendiri dan fokus menangani stunting agar kedepan kita dapat melahirkan putra-putri terbaik dan bebas dari stunting,” tambah Djuldin.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Hi. Leksi Talibo, pimpinan SKPD terkait, insan Pers dan LSM.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here