Tarik Ulur “Pecah Telur” Parigi Moutong

0
698

Parigi Moutong – Hingga saat ini, Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), tetap bersikukuh bahwa di kabupaten penghasil beras itu, masih nol positif. Meskipun data Pusdatina Provinsi Sulteng, telah menyebutkan satu orang positif terpapar COVID-19.

Kadis Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, dr. Revi Tilaar, telah menghadap Gubernur Sulawesi Tengah, H. Longki Djanggola, di Palu, Senin (8/6/2020) kemarin, untuk melaporkan duduk persoalan yang terjadi.

“Saya sudah melapor ke Kadis Kesehatan provinsi, dan Bapak Gubernur, dan Pak Gubernur berjanji untuk meluruskan persoalan sebenarnya,” jelas Revi melalui rilis humas Pemkab Parimo.

Menurut Revi, yang menjadi persoalan adalah, pria yang dinyatakan positif corona tersebut, berdomisili di Jakarta, sehingga proses pemindahan tabulasi data, harus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta.

Dikatakannya, pihak Gugus Tugas Kabupaten Parigi Moutong, tidak mempermasalahkan soal “pecah telur” tabulasi data yang sebelumya masih bertahan diangka nol, jika memang pria yang dinyatakan positif itu, berdomisili di Parigi Moutong.

“Masalahnya yang bersangkutan, sudah dua tahun tinggal di Jakarta, dan hanya pulang mudik. Dalam aturan, seharusnya dia sudah menjadi penduduk ibukota, hanya saja belum mengurus surat pindahnya, sehingga masih terdaftar sebagai penduduk Desa Tada Selatan, Kecamatan Tinombo Selatan,” ungkap Revi.

Revi menambahkan, jika pihaknya tetap yakin, data positif yang terdapat di Parigi Moutong saat ini, akan dipindahkan ke DKI Jakarta, setelah koordinasi antar provinsi selesai dalam waktu dekat.

Sebagaimana di beritakan sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Parigi Moutong, Irwan SKM M.Kes, menyatakan bahwa hingga pukul 16.00 WITA, Parigi Moutong masih nol positif terpapar Corona Virus Disease (COVID)-19.

“Hingga saat ini data update harian kami masih nol. Jika telah ada yang beredar lain di medsos, itu bukan resmi dari kami, dan akan segera kami klarifikasi,” ungkap Irwan, saat mendampingi Kadis Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, dr. Revi Tilaar di Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan, Minggu (7/6/2020) lalu.

Terkait adanya salah seorang warga yang ber KTP Desa Tada Selatan, Kecamatan Tinombo Selatan, yang saat ini diisolasi di Kota Palu, karena hasil swab testnya dinyatakan positif, Irwan membenarkan hal itu.

“Memang benar, ada salah satu pria ber KTP Desa Tada Selatan yang dinyatakan positif, namun yang bersangkutan sudah hampir dua tahun berdomisili di Jakarta. Dari data yang kami himpun, pria itu bekerja di Bawaslu Republik Indonesia,” jelas Irwan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bappelitbanda Parigi Moutong itu.

Menurut Irwan, yang bersangkutan sempat mudik untuk lebaran sama orang tuanya di Desa Tada Selatan, dan tinggal di sana selama tiga pekan. Sebelumnya, dia telah menjalani masa karantina di Kota Palu selama dua minggu, sebelum masuk ke Parigi Moutong.

“Ketika hendak balik bekerja ke Jakarta, yang bersangkutan sempat melakukan swab test Dinas Kesehatan Provinsi di Kota Palu, dan hasilnya positif, ” ujar Irwan.

Lebih lanjut kata Irwan, kasus ini serupa dengan kasus salah satu warga ber KTP Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, yang berdomisili di Kabupaten Sigi, yang beberapa waktu lalu dinyatakan positif.

Irwan berharap agar warga Parigi Moutong, tidak panik dan tetap tenang. Saat ini kata dia, Gugus Tugas Covid – 19 Kabupaten Parigi Moutong, telah mengambil langkah – langkah yang diperlukan.

Dinkes Akan Swab Test Keluarga

Kadis Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, dr Revi Tilaar, menyatakan akan segera melakukan isolasi dan swab test terhadap sejumlah pihak yang sempat berinteraksi dengan salah satu pegawai Bawaslu RI ber KTP Desa Tada Selatan yang dinyatakan positif corona. “Kami akan segera melakukan tracking terhadap riwayat dan aktifitas interaksi yang bersangkutan” jelas Revi.

Menurut Revi, hasil dari swab test nanti, akan segera diumumkan, untuk mengambil tindakan selanjutnya.(humas/redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here