Masa Transisi New Normal Pandemi COVID-19, VAP ‘Bombardir’ Bolmut

0
598
Kunjungan Vonny Anneke Panambunan (VAP) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara

Bolmut, Sulut – Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mendadak heboh dengan kedatangan Vonny Anneke Panambunan (VAP), Selasa (16/6/2029).

Pasalnya, wanita yang menjabat Bupati Minahasa Utara ini sudah menjadi rahasia umum, ketika berkunjung ke suatu daerah, pasti membawa rejeki buat warga.

Sontak membuat warga berhamburan keluar rumah dan berdiri di tepi jalan seperti lagi mengantri di loket, akibat termotivasi dengan bantuan VAP berupa masker, jilbab dibarengi uang pecahan Rp50 ribu.

“Ayo berdiri di pinggir jalan sambil pegang stiker calon Gubernur VAP. Karena ada bingkisan dari ibu VAP calon Gubernur Sulut,” teriak salah satu anggota dari tim VAP.

Hal ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat Bolmut. Disamping ada niat baik dari VAP, juga muncul sejumlah sorotan.

“Intinya niat beliau (VAP) sangat mulia, tapi harus melihat situasi dan kondisi sekarang dalam masa pandemi COVID-19. Hal ini menjadi pemandangan mencemaskan, bisa saja ada warga OTG COVID-19 yang ada di antara kerumunan warga masyarakat. Lebih baiklah kita mencegah dari awal,” ucap salah satu tokoh masyarakat, Salma Alamri saat bersua dengan media ini.

Salma juga mengakui, bahwa dirinya merupakan korban pasien isolasi COVID-19 yang hanya karena perjalanannya keluar daerah ke Makassar, isolasi pun wajib dilakukan selama berminggu-minggu di RSUD bolmut.

“Saat ini, kami (warga) memang sangat memerlukan bantuan apapun dan dari siapapun, baik itu pemerintah atau perorangan. Tapi tolong caranya harus dikoordinir agar tidak terjadi kerumunan dan keramaian seperti ini,” tandasnya.

Salma juga meminta agar Pemkab Bolmut melakukan tindakan tegas terkait pencegahan dan penanganan COVID-19. “Intinya fungsi pengawasan harus dioptimalkan, jika ada warga dari luar daerah yang masuk ke daerah kita. Apalagi sekarang, pemerintah lagi gencar-gencarnya mensosialisasikan tatanan hidup baru (new normal). Semoga koreksi ini menjadi masukan buat Pemkab Bolmut agar lebih efektif lagi dalam pencegahan dan penanganan COVID-19,” tandasnya.

Sementara itu, Pemkab Bolmut melalui Wakil Bupati Bolmut, Drs. Hi. Amin Lasena MAP saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya sudah sering menekankan serta menegaskan kepada jajarannya untuk melakukan pengawasan yang optimal dan efektif.

“Pak Bupati dan saya, selalu mengingatkan kepada Satpol-PP, Dinas Pariwisata serta instansi terkait lainnya untuk lebih optimal dalam pengawasan serta menindak tegas siapapun yang kedapatan melanggar protokol COVID-19 seperti idak memakai masker dan berkerumun,” geramnya saat dikonfirmasi media ini.

Tidak hanya itu, Lasena juga menegaskan, bagi yang berkunjung di kawasan Pantai Wisara tanpa mematuhi protokol COVID-19 akan ditindak tegas.

“Penindakan dilakukan dengan menutup tempat usaha pedagang yang bersangkutan. Pengunjung pun saat itu diminta pulang. Intinya bukan sanksinya yang harus keras, tapi kita semua harus disiplin dan sadar terkait efek yang ditimbulkan dari COVID-19. Ini juga dilakukan dalam mendukung proses transisi menuju The New Normal sesuai SOP di berbagai bidang,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Bawaslu Bolmut Irianto Pontoh, Spd saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan akan menelusuri motif dari kegiatan tersebut.

“Karena saat ini belum ada calon yang ditetapkan. Saya tahu kapasitas beliau masih menjabat sebagai Bupati Minut, tapi ini akan kami tindak lanjuti dengan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan tentang kegiatan tersebut, apa mengarah kepada sikap mempengaruhi pemilih dengan uang, nanti kita lihat sambil melakukan upaya pencegahan agar ketika sudah ada calon tetap maka histori yg ada kaitannya dengan kegiatan yang akan datang dengan pola serupa, maka ini akan memperkuat penindakan ketika sudah ditetapkan para calon tetap Gubernur dan Calon Wakil Gubernur,” singkatnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here