Pemprov Gorontalo Tegaskan Pengelola Objek Wisata Harus Terapkan Protokol Kesehatan

0
282

Gorontalo – Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menggelar rapat virtual koordinasi pembahasan new normal life di sektor pariwisata dan paket bantuan BaLaSa bersama dinas pariwisata kabupaten dan kota, Jumat (19/6/2020).⁣⁣

Pertemuan yang dipimpin Rifli Katili, Kepala Dinas Pariwisata ini membahas strategi dan tata cara menghadapi Indonesia New Normal Life khusus di sektor pariwisata.

“Kami membahas kesiapan penerapan standar protokol kesehatan di destinasi wisata yang akan dibuka untuk wisatawan nanti pada masa transisi menuju new normal,” kata Rifli Katili.⁣

Rifli Katili meminta dinas pariwisata kabupaten/kota mempersiapkan penerapan protokol kesehatan di setiap destinasi wisata unggulan.

Obyek wisata ini yang akan didatangi wisatawan jika semua destinasi dibuka pada masa transisi menuju new normal.

Menyangkut pembukaan destinasi wisata, Rifli Katili mengajak semua kadis dinas pariwisata kabupaten dan kota untuk mempersiapkan secepat mungkin standar protokol kesehatan di destinasi wisata agar pada saat dibuka masyarakat yang ingin berwisata dapat melalui serangkaian protokol kesehatan yang ketat.

Wisatawan wajib menggunakan masker bagi pengunjung, menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk, menyediakan alat pengukur suhu tubuh, dan menjaga jarak. Hal ini untuk menekan jumlah klaster baru jika destinasi wisata dibuka.⁣

Dalam rakor ini juga membahas bantuan paket BaLaSa (Bahan Lauk Pauk Siap Saji). Paket bantuan dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan diberikan kepada para pelaku industri pariwisata yang terkena dampak Covid-19 di seluruh wilayah kabupaten/kota.

Dari data yang masuk terdapat 1123 orang yang terkena dampak rinciannya adalah Kota Gorontalo 245 orang, Kabupaten Gorontalo 170 orang, Kabupaten Bone Bolango 362 orang, Kabupaten Boalemo 20 orang dan kabupaten pohuwato 163 orang.

“Kami bersyukur karena Provinsi Gorontalo masuk dalam daftar penerima bantuan karna hanya 11 provinsi yang mendapatkan paket bantuan BaLaSa dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif diantaranya Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Banten dan Jawa Barat,” ujar Rifli Katili.⁣

Dalam waktu dekat proses pendistribusian bantuan ini akan disalurkan ke dinas pariwisata kabupaten/kota.(wiwan/agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here