DPRD Bolmut Warning Surveilans Epidemiologi Penularan Wabah COVID-19 Jangan Jadi Pajangan

0
633
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bolmut, Hi. Djuldin Bolota dan Kabid Penyakit Menular Febyanto Lumoto, SKM

Bolmut, Sulut – Surveilans Epidemiologi adalah kegiatan atau metode pengumpulan informasi yang berasal dari populasi dan sampel yang dilakukan biasanya dengan menyebarkan kuesioner atau wawancara.

Survei ini diadakan untuk mendapatkan gambaran tentang penyebaran penyakit atau cirri-ciri penyakit yang ada pada masyarakat atau hal lain yang berhubungan dengan penyakit tersebut.

Kegunaan dari survey ini untuk mendapatkan diagnosis status kesehatan masyarakat, menjelaskan etiologi dan riwayat alamiah penyakit dan juga memberikan Kontribusi pada evaluasi upaya kesehatan.

Terhadap hal ini, DPRD Bolmut mengingatkan Pemkab agar Surveilans Epidemiologi harus objek, baik dari sisi perencanaan maupun anggaran.

“Program Dinas Kesehatan ini adalah bagian dari penyelidikan dan penelitian yang pastinya menggunakan anggaran, sehingga tata kelola program ini harus benar-benar aktual dan akuntabel. Khususnya ntuk posko Relawan Desa COVID-19, apakah mereka mampu menterjemahkan hal itu? karena pengamatan kami di semua Posko Relawan hanya menjadi pajangan saja, outputnya belum terlihat,” ucap Wakil Ketua Komisi I DPRD Bolmut, Hi. Djuldin Bolota saat bersua media ini, Minggu (21/6/2020).

Djuldin menegaskan agar New Normal ini jangan hanya jadi simbol belaka tapi harus diimplementasikan dan terus disosialisasikan dengan baik ke masyarakat.

“Artinya, ada kemauan dan keinginan masyarakat untuk hidup sehat serta mewaspadai lingkungan sekitar. Peran aktif Dinas kesehatan pada kegiatan Surveilans Epidemiologi juga adalah bagian dari mengedukasi masyarakat. Jika program kegiatan ini tidak jalan, maka saya pastikan perencanaan dan penganggaran Penanganan COVID-19 tidak akan berhasil,” jelasnya.

“Ingat, saya memastikan bahwa ancaman COVID-19 akan terus menghantui masyarakat jika Surveilans Epidemiologi tidak berjalan baik karena secara faktual Bolmut sudah ada pasien yang positif COVID-19,” tambah Djuldin.

Kadis Kesehatan Bolmut, dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS melalui Kabid Penyakit Menular Febyanto Lumoto, SKM saat dikonfirmasi terkait hal tersebut menjelaskan, bahwa pihaknya telah melaksanakan sesuai prosedur dan merupakan program rutin jauh sebelum Pandemi COVID-19.

“Saat ini kami terus melakukan penyelidikan penelitian terkait keluarga dan lingkungan pasien yang terkonfirmasi Positif COVID-19. Hal ini menjadi prioritas pengawasan kami di lapangan,” singkatnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here