Pasca Diamankan Oknum Legislatif dan ASN, Pemkab dan DPRD Bolmut Diminta Tes Urine

0
383
Karel Bangko, SH

Bolmut, Sulut – Pasca diamankan oknum Anggota DPRD dan ASN Bolmut yang diduga terkait Narkoba oleh Subdit Narkoba Polda Sulut, membuat sejumlah pihak angkat bicara.

Kepada jejak fakta, tokoh masyarakat, Karel Bangko SH mengatakan ikut prihatin dengan kejadian ini. Tentunya hal ini merupakan tamparan keras terhadap lembaga terhormat DPRD sebagai wakil rakyat.

“Bagaimana nantinya seorang legislatif bisa terlibat sebagai pengguna atau pengedar obat terlarang, sementara satu sisi adalah wakil rakyat yang mengemban amanah dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Tentunya hal ini menjadi stresing dan perhatian khusus Pemerintah Daerah, baik itu Bupati maupun Ketua DPRD serta Forkopimda Bolmut agar kedepan persoalan peredaran narkoba ini menjadi perhatian khusus termasuk dalam hal kebijakan anggaran APBD untuk penanganan Narkoba,” ucapnya saat ditemui, Kamis (25/6/2020).

Menurut mantan Ketua DPRD Bolmut ini, harus ada penanganan prefentif dari Pemkab dan Polres, karena didasari oleh 3 (tiga) hal program prioritas nasional yakni teroris, korupsi dan penanganan serta pencegahan peredaran narkoba.

“Sehingga kebijakan anggaran APBD Bolmut wajib menganggarkan program pada pencegahan dan penanganan Narkoba, ditambah wilayah kita sangat rawan dengan hal itu karena berada di jalur trans sulawesi, ada kaitan erat dengan Gorontalo, Palu, Makassar dan Mnado termasuk jasa Pengiriman Barang,” ungkapnya.

“Jadi apa nantinya generasi muda jika hal ini tidak ditanggapi serius karena justru yang diduga terlibat ini adalah oknum pejabat daerah yang merupakan penyelenggara negara. Ini jadi sisi buruk terhadap lembaga,” tambah Karel.

Karel juga meminta agar Pemkab dan DPRD Bolmut menggelar tes urine massal. “Pemkab, DPRD, bahkan Polres dan Kejaksaan membuat program rutin tes urine untuk memastikan ada atau tidaknya pejabat ataupun penyelenggara negara yang terindikasi dengan narkoba,” tandasnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here