Kembali, Warga Minta Eksekutif-Legislatif Bolmut Tes Urine

0
656

Bolmut, Sulut – Pasca ditetapkannya oknum anggota DPRD Bolmut berinisia AEN oleh Direktorat Narkoba Polda Sulut sebagai tersangka narkoba, beberapa waktu lalu, membuat kalangan aktivis dan tokoh masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow angkat bicara.

“Belajar dari pengalaman ini, kami minta agar BNN turun melakukan tes urine kepada pimpinan dan anggota DPRD, begitu juga Sekwan dan ASN maupun honorer di lingkup DPRD Bolmut,” ucap tokoh masyarakat Karel Bangko, SH kepada media ini, Sabtu (4/7/2020).

Menurutnya, seluruh elemen harus sepakat bahwa narkoba adalah musuh bersama, dan itu adalah harga mati.

“Jangan sampai ada anggota dewan maupun pegawai yang terlibat, DPRD adalah lembaga pengawasan. Tujuan tes urine ini, agar menunjukan kepada masyarakat dan pemerintah daerah bahwa anggota DPRD bersih dari Narkoba sebelum mengkritik pihak lain,” ujar mantan Ketua DPRD Bolmut ini.

Tak hanya itu, Karel juga meminta Pemkab Bolmut untuk turut ikut melakukan tes urine terhadap pegawai, baik ASN maupun honorer. “Kita tak menyuruh tapi itu tergantung mereka (Pemkab), yang penting jangan ada satupun pegawai Pemkab yang terlibat narkoba. Intinya wujudkan pemerintah yang bersih, baik korupsi, kolusi dan nepotisme hingga terkait peredaran Narkoba,” tuturnya.

Karel berharap, jika nantinya hasil tes urine wajib diumumkan ke publik. “Tes urine yang dilakukan jangan hanya sebatas tes saja, tidak ada tindak lanjutnya. Yang tahu hasil tes siapa pengguna narkoba hanya mereka yang didalam. Kami masyarakat awam juga ingin tahu seperti apa hasilnya nanti. Untuk itu, kami minta hasil tes urine diumumkan,” pungkasnya.

“Dengan diumumkannya hasil tes urine, bukan tidak mungkin bisa membuat malu pengguna narkoba itu karena selama ini yang terjadi di luar sana hanya dibina dan direhabilitasi. Sekali lagi kami meminta, ketika di tes urine umumkan seperti apa tindaklanjutnya,” tambah Karel.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here