Kejaksaan Terus Dalami Dugaan Penyalahgunaan DAK dan Dana BOS SMK Negeri 6 Bitung

0
518
Kepala Seksi Intelijen Kejari Bitung, Budi Kristiarso SH MH

Bitung, Sulut – Kasus dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2017 dan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di SMK Negeri 6 Bitung terus berlanjut.

Dari data yang diperoleh media ini, DAK Fisik tahun 2017 terkait pembangunan dua ruang praktek kompetensi keahlian teknik alat berat dan peralatannya dengan anggaran Rp1,6 Miliar, sementara dana BOS tahun 2017, 2018 hingga 2019.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bitung, Frenkie Son SH MM MH melalui Kasi Intelijen Budi Kristiarso SH MH kepada media ini menyampaikan, pihaknya terus mendalami dugaan kasus tersebut.

“Kami akan terus dalami, semua tergantung perkembangan hasil penyilidikan. Siapa yang terlibat, pasti akan diusut. Intinya, ini masih berproses,” ucapnya, Rabu (22/7/2020).

Budi pun mengakui, bahwa kasus ini adalah temuan di lapangan oleh tim Intelijen Kejari Bitung. “Dan perlu diketahui juga, kami sudah memanggil oknum terkait. Koordinasi dengan pihak Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Utara juga sudah kami lakukan, intinya perkembangan kasus akan dipublikasikan secara intensif,” singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, warga meminta Kejari Bitung untuk segera menuntaskan kasus tersebut agar tidak menjadi polemik dan kesimpangsiuran masyarakat.

“Iya, Kejari Bitung harus segera menuntaskan kasus tersebut agar masyarakat tahu, apa betul ada tindakan penyalahgunaan atau tidak. Dan tentunya, dengan azas keterbukaan informasi publik, Kejari Bitung harus mempublish pengembangan penanganan kasus ini,” tandas warga yang meminta namanya tidak dipublish.(khr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here