KPU Bolmut Mulai Gelar Coklit Pilkada 2020 dengan Protokol Kesehatan COVID-19

0
299
Ketua KPUD Bolmut Djunaidi Harunja, SH

Bolmut, Sulut – KPUD Bolmut mulai melaksanakan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) Pilkada 2020, Minggu (26/7/2020).

Coklit adalah kegiatan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dengan menemui pemilih secara langsung atau door to door. Hasil dari proses coklit akan menjadi bahan KPU dalam menyusun daftar pemilih Pilkada.

Gerakan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat memastikan dirinya terdaftar sebagai pemilih Pilkada 2020.

“Coklit di mulai dari kecamatan Pinogaluman. Coklit ini akan menentukan jumlah DPT di Bollmut pada Pemilu serentak tahun 2020,” ucap Kadiv Data dan Perencanaan KPUD Bolmut Irfan Awumbas S.Pdk saat di konfirmasi media ini.

Irfan menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan seiring dengan jadwal pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang dilakukan mulai tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus 2020.

“Jadi ada dua yang kami lakukan, yakni gerakan Klik Serentak yaitu semua jajaran penyelenggara KPUD di mulai dari KPU kabupaten/kota, PPK, PPS, dan PPDP dengan membuka portal www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id dan dilakukan pengecekan daftar pemilih. Begitu juga portal ini disosialisasikan ke semua warga Bolmut,” jelasnya.

Kedua, kata Irfan, KPU akan menjadikan beberapa tokoh sebagai contoh untuk dicoklit agar ada efek antusias warga.

“Gerakan Coklit Serentak, yaitu PPDP secara serentak melakukan coklit di waktu bersamaan. Adapun nantinya beberapa tokoh akan dipilih dan dijadikan contoh mencoklit agar ada efek antusias ke warga,” terangnya.

Irfan beralasan pada Pemilu 2019, PPDP lebih banyak karena jumlah pemilih di TPS maksimal 300 pemilih. “Sehingga ada penurunan jumlah TPS dari Pilpres 2019 ke Pilgub 2020. Bawaslu siap berkoordinasi dalam mengawasi selama proses coklit,” ujarnya.

Ia juga menguraikan, dimasa pandemik COVID-19, ada dua hal yang mesti diperhatikan lembaga penyelenggara pemilu. Peraturan KPU menyebutkan setiap tahapan memperhatikan protokol kesehatan dan Bawaslu harus mengikuti prosedurnya.

“Pastinya warga jangan takut karena PPDP sudah di rapid, dan pada saat turun ke warga, petugas akan dilengkapi masker, pelindung wajah (face shield), membawa hand sanitizer serta menggunakan sarung tangan,” tukas Irfan.

Terpisah, Ketua KPUD Bolmut Djunaidi Harunja, SH saat bersua dengan awak media mengatakan PPDP sudah bekerja selama kurang lebih 10 (sepuluh) hari.

“KPU tidak hanya menerima informasi dari mereka (PPDP), tetapi KPU Bolmut langsung melakukan monitoring kinerja para petugas yang mulai hari ini dilaksanakan. Selanjutnya, akan dilanjutnya besok di kecamatan Kaidipang hingga kecamatan Sangkub dengan tetap mematuhi protokol COVID-19,” singkatnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here