Pembahasan APBD-P 2020, Legislator Bolmut Minta Eksekutif Segera Masukkan Draf

0
303
Ketua DPRD Bolmut Frangky Chendra dan Ketua Presidium Pemekaran dan Pengawal Pembangunan Bolmut, Moh. Irianto Christofel Buhang S.Sos

Bolmut, Sulut – Penyusunan RKPD Tahun 2020 sebagai dasar penyusunan APBD Tahun Anggaran 2020 dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan tematik, holistik, integratif dan spasial serta kebijakan anggaran belanja berdasarkan money follows program dengan cara memastikan hanya program yang benar bermanfaat yang dialokasikan dan bukan sekedar karena tugas fungsi.

Hal ini mengisyaratkan bahwa pencapaian prioritas pembangunan nasional memerlukan adanya koordinasi dari seluruh pemangku kepentingan, melalui pengintegrasian prioritas nasional/program prioritas/kegiatan prioritas yang dilaksanakan dengan berbasis kewilayahan.

5 (lima) prioritas pembangunan nasional Tahun 2020 dimaksud, meliputi:
1. Pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan;
2. Infrastruktur dan pemerataan wilayah;
3. Nilai tambah sektor riil, industrialisasi dan kesempatan kerja;
4. Ketahanan pangan, air, energi dan lingkungan hidup; dan
5. Stabilitas Pertahanan dan Keamanan

Dalam rangka mendorong terwujudnya integrasi perencanaan pusat dan daerah, untuk penyusunan APBD Tahun Anggaran 2020 harus berpedoman dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2020.

Ketua DPRD Bolmut Frangky Chendra saat bersua dengan awak media meminta agar eksekutif dalam hal ini Pemkab Bolmut untuk segera memasukkan draf penyusunan dalam rangka pembahasan APBD-P tahun 2020.

“Sebenarnya jika kita mengacu ke jadwal pembahasan Rancangan KUA-PPAS APBD-P tahun 2020 sudah dimulai, dan diselesaikan agar penyerapan anggaran skala prioritas dan realisasi kegiatan program akan berjalan sesuai jadwal,” ucapnya.

“Saya berharap pihak eksekutif dapat segera menyampaikan Draf KUA-PPAS APBD-P tahun 2020; esensinya pihak legislatif akan mengoptimalkan kebijakan anggaran lebih khusus ditengah Pandemik COVID-19 yang berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat serta Pendapatan Asli Daerah sehingganya dalam waktu dekat ini Draf APBD-P tahun 2020 sudah dimasukan untuk segera dibahas,” pungkas Ketua DPRD.

Terpisah, Ketua Presidium Pemekaran dan Pengawal Pembangunan Bolmut, Moh. Irianto Christofel Buhang S.Sos saat dikonfirmasi menyayangkan pihak Pemkab dengan adanya keterlambatan pngajuan APBD-P.

“Sesuai peraturan perundang-undangan, ini sudah melewati batas penjadwalan yang seharusnya pada Bulan Juli 2020 kemarin pembahasan draf APBD-P sudah dimulai,” ujarnya.

Olehnya, Irianto berharap agar DPRD segera memberitahu pihak eksekutif dengan menyurat ke Bupati Bolmut untuk segera mengajukan Draf APBD-P 2020.

“Agar pencapaian dan target pemerintah daerah dapat berjalan dengan normal. Untuk esensi kebijakan umun Plafon Anggaran sementara pada APBD-P tahun 2020 ini dapat memprioritaskan sumber pendapatan masyarakat seperti di sektor pertanian, kelautan dan perikanan serta UMKM karena memang dampak COVID-19 ini sangat mempengaruhi kehidupan baik dari sisi sosial dan ekonomi masyarakat. Intinya DPRD jemput bola dan pihak eksekutif wajib merespon,” tandasnya.(syam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here