Massa Membludak Saat Pendaftaran, Maurits-Hengky Sampaikan Permohonan Maaf

0
185

Bitung, Sulut – Pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bitung, Maurits Mantiri-Hengky Honandar menyampaikan permohonan maaf atas jumlah massa yang membludak saat mendaftar ke KPU Kota Bitung, Sabtu (5/9/2020) lalu.

Lewat Press Release, Paslon yang diusul PDI Perjuangan, Perindo dan Gerindra ini menyatakan tidak ada maksud apalagi niat untuk menghadirkan massa saat mendaftar selain aksi spontanitas dari masyarakat untuk ikut hadir di Kantor KPU Kota Bitung.

“Barisan pendukung yang hadir sesungguhnya tidak kami arahkan bahkan kami tidak pernah menyiapkan kendaraan untuk memobilisasi mereka. Ini murni gerakan rakyat yang bergerak dan bukan digerakan,” kata Paslon Maurits-Hengky dalam Press Release, Senin (7/9/2020).

Berikut Press Release lengkap Paslon Maurits-Hengky;

Saya (Maurits Mantiri) secara pribadi bersama pak Hengky Honandar sebagai bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Bitung 2020 dengan ini menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas jumlah massa yang turut menyertai pendaftaran ke KPU Kota Bitung pada Sabtu, 05 September 2020 lalu.

Barisan pendukung yang hadir sesungguhnya tidak kami arahkan bahkan kami tidak pernah menyiapkan kendaraan untuk memobilisasi mereka. Ini murni gerakan rakyat yg bergerak dan bukan digerakan.

Padahal kami sudah menyerukan lewat video bahkan ketua-ketua relawan agar membuat kegiatan nonton bareng disetiap posko, tapi kehadiran mereka ke kediaman kami tidak pernah kami perkirakan sebelumnya.

Untuk itu, kami sekali lagi memohon maaf sebesar-besarnya, dan kami menyerukan kepada semua pendukung agar dapat memahami situasi covid yang kita alami sekarang untuk menjadi perhatian dalam kegiatan-kegiatan di masa yang akan datang.

Dan sebagai wakil walikota Bitung, saya menyampaikan terimakasih banyak atas teguran Mendagri yang dialamatkan kepada kami.

Prinsipnya, kami sangat memahami apa yang kitab suci katakan: “orang yang dikasihi, pasti ditegur”.

Dan kami melihat teguran pak Mendagri kepada kami dalan perspektif kasih sayang pemimpin kepada anak buahnya, sehingga saya sangat berterimakasih karena telah ditegur dan diingatkan.

Sebagai bawahan kami tunduk dan siap memberi atensi yang serius atas teguran dimaksud.

Tuhan memberkati.

(ryp/old)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here