Diduga Ilegal, LSM FPRI Soroti Aktivitas Pengerukan di Aliran Sungai Pidung

0
304
Aktivitas Pengerukan (Galian C) di Aliran Sungai Pidung

Bolsel, Sulut – LSM Forum Perjuangan Rakyat Indonesia (FPRI) Bolsel menyoroti aktivitas pengerukan di Aliran Sungai Pidung Pinolosian Timur kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Kepada media, Jumat (18/9/2020), Ketua DPC LSM FPRI Bolsel Simson Ratungalo menduga adanya praktek “main mata” antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bolsel dengan salah satu perusahaan CV. EC dalam aktivitas Galian C tersebut karena tidak diketahui oleh pemerintah setempat.

“Hal ini perlu ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian. Jangan sampai ada permainan terhadap aktivitas ini, selidiki ijinnya dan tentunya ini sangat berdampak seperti banjir akibat pengerukan tersebut dengan mengambil material,” ucapnya.

Simson juga menambahkan, bahwa dirinya sempat mempertanyakan aktivitas tersebut ke dinas terkait. “Kepala DLH, pak Sugeng mengatakan pihaknya tidak pernah memberikan ijin aktivitas tersebut. Tapi kenyataannya, malah ada aktivitas di sekitar lokasi tersebut, ini ada apa? Intinya kami minta ketegasan dari dinas terkait terkait hal ini,” geramnya.

Hal ini juga dikuatkan dengan pernyataan Kepala Desa yang biasa disebut Sangadi Pidung, Mustamin yang mengatakan, bahwa sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup pernah berkunjung ke desa Pidung.

“Tapi beliau tidak pernah menyentil soal aktifitas di aliran sungai Pidung. Anehnya lagi, aktifitas perusahaan tersebut tidak pernah disosialisasikan apa dampaknya jika terjadi banjir nantinya,” ujarnya.

Lanjut kata Mustamin, dirinya juga belum mengetahui jelas terkait izin galian C tersebut. “Kalau untuk izin, saya belum tahu, apa ada atau belum karena sampai sekarang tidak ada koordinasi. Intinya masih menunggu kejelasan ataupun pernyataan dari Dinas Lingkungan Hidup,” tukasnya.

Hingga berita ini dipublish, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bolsel Ir. Surahmad Sugeng Purwono belum berhasil dikonfirmasi terkait hal ini.(emal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here