Senin, 08 Desember 2025 21:13

Di Era Munafri-Aliyah, Makassar Cetak 10 Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Satu Mandiri, Sembilan Nasional: Pendidikan Makassar mendominasi Adiwiyata 2025.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.

Setelah sejumlah penghargaan sebelumnya diraih oleh berbagai perangkat daerah, kini prestasi terbaru datang dari sektor pendidikan.

Sebanyak 10 sekolah milik Pemerintah Kota Makassar berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Tahun 2025, penghargaan tertinggi nasional di bidang lingkungan hidup dan pendidikan berkelanjutan.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Buka Workshop APEC Pengelolaan Kesehatan Anak

Informasi ini disampaikan setelah proses penilaian Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) dan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) Tahun 2025 resmi diselesaikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Berdasarkan hasil verifikasi nasional, pemerintah menetapkan 258 Sekolah Adiwiyata Mandiri melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor 2923 Tahun 2025, serta 721 Sekolah Adiwiyata Nasional melalui Keputusan Nomor 2920 Tahun 2025.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah pusat akan menggelar Acara Penyerahan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Nasional Tahun 2025, dijadwalkan berlangsung Rabu, 10 Desember 2025, di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Baca Juga : Pemkot Terima Aspirasi Warga, 400 KK Terdampak, PSU Perumahan GMTD Tak Kunjung Diserahkan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menjelaskan bahwa dari total 10 sekolah penerima penghargaan, satu sekolah, yaitu UPT SPF SDN Mangkura I, meraih predikat Adiwiyata Mandiri, sementara sembilan sekolah lainnya menerima Adiwiyata Mandiri Nasional 2025.

"Ini pencapaian luar biasa bagi dunia pendidikan Kota kita. Total ada 10 sekolah yang lolos penilaian nasional," ujar Achi Soleman, Senin (8/12/2025).

"Jadi, ada satu sekolah yang memperoleh Adiwiyata Mandiri tingkat tertinggi, sedangkan sembilan lainnya menerima Adiwiyata Mandiri Nasional," tambahnya.

Baca Juga : Padel Qu dan Mye Lounge Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Dukung Sport Tourism

Menurutnya, hasil ini menunjukkan konsistensi sekolah-sekolah di Makassar dalam menjalankan program lingkungan hidup dengan baik.

Untuk mendapatkan predikat Adiwiyata, sekolah harus memenuhi sejumlah indikator strategis, mulai dari inisiatif pengelolaan lingkungan, perawatan tanaman, hingga implementasi pendidikan karakter berbasis lingkungan.

"Sekolah wajib menunjukkan bahwa program lingkungan atau PBLHS (Perilaku Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah) dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar proyek sesaat," jelas Achi.

Baca Juga : PERBANAS Sulsel Salurkan CSR Booth Portable, Munafri Tekankan Pemberdayaan UMKM

Beberapa indikator yang dinilai meliputi:

  • Inisiasi isu keberlanjutan lingkungan dan pengarusutamaan budaya hijau di sekolah.
  • Kegiatan penghijauan dan pemeliharaan tanaman, termasuk pembibitan dan penanaman pohon.
  • Penguatan pendidikan karakter, terutama kedisiplinan menjaga lingkungan sekolah.
  • Pengelolaan sampah melalui pemilahan, 3R, pengomposan, dan kegiatan daur ulang kreatif.
  • Kebersihan dan sanitasi sekolah, termasuk toilet, ruang kelas, dan drainase.
  • Konservasi air dan energi, dengan penerapan hemat listrik serta penggunaan air secara bijak.
  • Integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum, baik melalui mata pelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler.
  • Partisipasi seluruh warga sekolah, termasuk kerja sama dengan orang tua dan masyarakat sekitar.

"Untuk kategori Adiwiyata Mandiri, sekolah bahkan diwajibkan membina sekolah lain sebagai sekolah percontohan. Ini menjadi indikator penting bahwa sekolah tersebut sudah matang dalam prinsip PBLHS," tambah Achi.

Penilaian Adiwiyata 2025 dilakukan melalui verifikasi dokumen dan verifikasi lapangan oleh tim penilai Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Sekolah-sekolah harus melampirkan dokumen seperti:

  • SK Tim Adiwiyata
  • Rencana Aksi Lingkungan
  • RPP dan kurikulum yang memuat pendidikan lingkungan
  • Bukti pelaksanaan kegiatan
  • Laporan monitoring dan evaluasi

Baca Juga : Wali Kota Munafri Ajak Alumni SMADA Solid Berkontribusi Bangun Makassar

"Prosesnya panjang dan ketat, sehingga capaian ini patut diapresiasi. Ini buah kerja keras kepala sekolah, guru, peserta didik, serta dukungan kuat orang tua dan pemerintah kota," ujar Kadis Pendidikan.

Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi Makassar sebagai kota yang aktif mendorong sekolah-sekolahnya tampil sebagai pusat edukasi lingkungan hidup.

"Ini bukan akhir, tetapi awal untuk memperluas gerakan sekolah hijau di Makassar. Kita ingin semua sekolah menginternalisasi budaya ramah lingkungan sebagai bagian dari karakter siswa," pungkasnya.

Daftar Sekolah Penerima Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2025 Kota Makassar

  1. UPT SPF SDN Mangkura I (Adiwiyata Mandiri 2025)
  2. UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi (Adiwiyata Mandiri Nasional 2025)
  3. UPT SPF SD Inpres Kelapa Tiga I (Adiwiyata Mandiri Nasional)
  4. UPT SPF SDN Pongtiku II (Adiwiyata Mandiri Nasional)
  5. UPT SPF SDN Minasa Upa (Adiwiyata Mandiri Nasional)
  6. UPT SPF SDN KIP Bara-Baraya II (Adiwiyata Mandiri Nasional)
  7. UPT SPF SDN Mangkura IV (Adiwiyata Mandiri Nasional)
  8. UPT SPF SDN Mangasa (Adiwiyata Mandiri Nasional)
  9. UPT SPF SDN Kompleks IKIP I (Adiwiyata Mandiri Nasional)
  10. UPT SPF SDN Sudirman III (Adiwiyata Mandiri Nasional)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Sekolah Adiwiyata #Adiwiyata Mandiri 2025 #Adiwiyata Nasional 2025 #Pendidikan Berkelanjutan #Lingkungan HIdup #Sekolah Hijau #Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham
Youtube Jejakfakta.com