Senin, 12 Januari 2026 13:12

Jusuf Kalla Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Utara

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, meninjau langsung kondisi pemulihan pascabencana di Gampong Blang Reuling, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Senin (12/1/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, meninjau langsung kondisi pemulihan pascabencana di Gampong Blang Reuling, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Senin (12/1/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Pemerintah memiliki peran strategis dalam mengembalikan aktivitas ekonomi warga, khususnya melalui perbaikan lahan pertanian seperti sawah dan kebun.

Jejakfakta.com, ACEH UTARA — Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 sekaligus Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, menegaskan bahwa proses rehabilitasi pascabencana harus diawali dengan pembersihan lingkungan dan rumah warga sebelum masuk ke tahap pemulihan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla saat meninjau langsung kondisi pemulihan pascabencana serta menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah di SD Negeri 10 Sawang dan bantuan perangkat akustik masjid di Masjid At-Taqwa, Gampong Blang Reuling, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Senin (12/1/2026).

Menurut Jusuf Kalla, pembersihan lingkungan merupakan langkah awal yang sangat penting agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal. Tidak hanya rumah warga, lingkungan sekitar juga harus segera ditata ulang.

Baca Juga : 75 Persen Masjid di Indonesia Bermasalah Akustik, Jusuf Kalla: Terlalu Keras Justru Hilangkan Kekhusyukan

“Masalah rehabilitasi itu dimulai dengan pembersihan, baik lingkungan maupun rumah-rumah masyarakat,” ujar Jusuf Kalla.

Dalam kunjungan tersebut, PMI juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan, termasuk bantuan pendidikan berupa satu juta buku tulis dan buku bacaan. Bantuan tersebut telah disalurkan ke seluruh kabupaten di Aceh beberapa hari sebelumnya dan akan diserahkan secara formal bersama Gubernur Aceh.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Jusuf Kalla menilai proses pemulihan di Aceh Utara berjalan cukup cepat. Sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing dan tenda-tenda pengungsian sudah hampir seluruhnya dibongkar.

Baca Juga : Jusuf Kalla: Perdamaian Palestina-Israel Harus Libatkan Warga Lokal, Bukan Hanya Negara Besar

“Sepanjang jalan yang kita lihat, sebagian besar masyarakat sudah kembali. Tempat pengungsian hampir kosong semua. Artinya masyarakat sudah mulai kembali dan melakukan pembersihan,” katanya.

Seiring membaiknya kondisi tersebut, bantuan yang disalurkan kini mulai difokuskan pada kebutuhan pembersihan rumah dan lingkungan, serta persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Bantuan itu antara lain berupa perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, dan perlengkapan ibadah lainnya.

Lebih lanjut, Jusuf Kalla menekankan bahwa tahapan berikutnya adalah pemulihan ekonomi masyarakat. Pemerintah, kata dia, memiliki peran strategis dalam mengembalikan aktivitas ekonomi warga, khususnya melalui perbaikan lahan pertanian seperti sawah dan kebun.

Baca Juga : Jusuf Kalla: Ramadhan Momentum Tingkatkan Kehati-hatian dan Kekuatan Ekonomi Masyarakat

“Intinya bagaimana ekonomi masyarakat bisa kembali normal. Itu yang akan menjadi proses jangka panjang,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memperbaiki lingkungan serta kembali bekerja agar kehidupan sosial dan ekonomi dapat segera pulih.

“Mari kita kerja sama memperbaiki lingkungan dan kembali beraktivitas,” tutup Jusuf Kalla.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Jusuf Kalla #Aceh Utara #pemulihan pascabencana #PMI #bantuan kemanusiaan #Rehabilitasi Bencana #Aceh #Sawang
Youtube Jejakfakta.com