Sabtu, 14 Februari 2026 06:59

City to City Makassar–Maniwa Diluncurkan, Perkuat Implementasi Model Biomassa Sirkular

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan kolaborasi internasional City to City antara Makassar dan Maniwa bertajuk “Development of Maniwa Model in Maniwa City to be Implemented in Makassar City”, di Makassar Government Center (MGC), Jumat (13/02/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan kolaborasi internasional City to City antara Makassar dan Maniwa bertajuk “Development of Maniwa Model in Maniwa City to be Implemented in Makassar City”, di Makassar Government Center (MGC), Jumat (13/02/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Makassar dan Maniwa, Jepang, resmi meluncurkan kerja sama City to City untuk mengimplementasikan Model Maniwa berbasis biomassa sirkular dan pembangunan rendah karbon.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan kolaborasi internasional City to City antara Makassar dan Maniwa bertajuk “Development of Maniwa Model in Maniwa City to be Implemented in Makassar City”, di Makassar Government Center (MGC), Jumat (13/02/2026).

Peluncuran ini dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wali Kota Maniwa Ota Noburo secara daring, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang Kentaro Doi, Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Jamaluddin Jompa, serta jajaran SKPD lingkup Pemkot Makassar.

Munafri menegaskan komitmen Pemkot Makassar dalam mewujudkan pembangunan rendah karbon melalui kolaborasi internasional tersebut. Menurutnya, perubahan iklim menjadi tantangan global yang dampaknya semakin nyata, terutama bagi kota pesisir seperti Makassar.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Dampingi Wamen PKP Tinjau Kawasan Kumuh di Tallo, Pemkot Usulkan Hunian Vertikal

“Peningkatan suhu, perubahan pola cuaca, hingga ancaman kenaikan permukaan air laut merupakan risiko yang harus diantisipasi melalui kebijakan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dekarbonisasi bukan lagi sekadar agenda global, tetapi harus menjadi bagian integral dari kebijakan pembangunan daerah. Pemerintah Kota Makassar, kata dia, berkomitmen menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Munafri menilai kerja sama City to City ini sebagai langkah strategis. Maniwa dikenal sebagai salah satu kota percontohan di Jepang dalam pengembangan model pembangunan rendah karbon, khususnya melalui pengelolaan energi terbarukan dan ekonomi sirkular berbasis potensi lokal.

Baca Juga : Tahun 2026, Pemkot Makassar Masih Terapkan Moratorium Mutasi ASN

Melalui kolaborasi tersebut, Makassar berkesempatan mempelajari dan mengadaptasi praktik terbaik yang relevan dengan kondisi lokal. Transfer pengetahuan lintas kota dan negara diharapkan mempercepat pencapaian target pembangunan rendah emisi.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi titik tolak perubahan pola pikir dan tindakan dalam memperlakukan lingkungan. Dampaknya harus terukur dan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tegas Munafri.

Sementara itu, Kentaro Doi menjelaskan proyek ini mengimplementasikan “Model Maniwa” yang dikembangkan melalui Konsep Kota Biomassa Maniwa dan Deklarasi Kota Maniwa Nol Karbon.

Baca Juga : Di Panakkukang, Wali Kota Makassar Minta Warga Sampaikan Aspirasi Lewat LONTARA+

Ia mengungkapkan, tahun ini Kementerian Lingkungan Hidup Jepang telah melaksanakan 25 proyek kerja sama antar kota dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi bersama Makassar.

“Hasil yang dicapai tidak hanya sebatas kerja sama teknis di bidang biomassa, tetapi juga melahirkan kolaborasi luas yang melibatkan kemitraan antar universitas, pemerintah daerah, dan sektor swasta,” katanya.

Salah satu capaian konkret yang diapresiasi adalah proyek percontohan pabrik fermentasi biogas di Universitas Hasanuddin sebagai langkah menuju sistem daur ulang limbah organik di Makassar. Model tersebut dinilai efektif mendorong dekarbonisasi sekaligus memaksimalkan pemanfaatan sumber daya lokal.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Dukung Penertiban PKL di Makassar, Ingatkan Masalah Sampah dan Lingkungan

Doi berharap proyek ini menjadi landasan model biomassa sirkular yang tidak hanya berlaku di Makassar, tetapi juga dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Makassar #Maniwa #City to City #biomassa sirkular #pembangunan rendah karbon #dekarbonisasi #Munafri Arifuddin #Kentaro Doi #Universitas Hasanuddin #kerja sama Jepang Indonesia
Youtube Jejakfakta.com