Jejakfakta.com, MAKASSAR – Menjelang akhir Ramadan, suasana di Kota Makassar justru diwarnai aksi tawuran dan pembusuran yang meresahkan masyarakat. Menghadapi kondisi ini, Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan, turun langsung memimpin operasi keamanan guna memastikan kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah di bulan suci.
Operasi ini melibatkan gabungan personel dari Unit Sabhara, Patmor, Tim Jatanras, hingga Tim Patroli Presisi Ditsamapta Polda Sulsel. Mereka diterjunkan ke berbagai titik rawan kriminalitas di Kota Makassar.
“Kita ingin masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, dapat menjalankan Ramadan dengan aman dan nyaman,” ujar Yudhiawan dalam keterangannya, Sabtu (8/3/2025) di Polrestabes Makassar.
Baca Juga : Penjagaan Ketat Peringatan Kamis Putih di Gereja Katedral Makassar
Target Operasi: Zona Rawan Kriminalitas
Kapolda menegaskan bahwa operasi ini menyasar daerah-daerah yang kerap menjadi lokasi tawuran serta aksi pembusuran, yang belakangan ini meningkat.
“Kita ingin menghilangkan ‘penyakit masyarakat. Sasaran utama kami adalah daerah yang sering terjadi perkelahian kampung dan pembusuran. Jangan sampai kejadian ini terus terulang,” tegasnya.
Baca Juga : Bawa 177 Wisatawan, Kapal Pesiar Mewah Scenic Eclipse II Sandar di Pelabuhan Makassar
Langkah ini bukan hanya sebagai bentuk pencegahan, tetapi juga sebagai upaya menindak tegas para pelaku kejahatan yang mengancam keselamatan warga.
Tindakan Tegas bagi Pelaku Kejahatan
Kapolda menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan ragu dalam menindak para pelaku kriminalitas yang tertangkap selama operasi ini berlangsung.
Baca Juga : Syawalan Muhammadiyah Sulsel Digelar Pagi Ini, Canangkan Pembangunan Gedung SDM 13 Lantai
“Kami akan amankan dan proses hukum para pelaku. Pembusuran ini sangat berbahaya, bisa menyebabkan kematian jika mengenai organ vital,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momen memperbanyak ibadah, bukan malah ternodai dengan tindakan kriminal.
“Kita harus menjaga kesucian Ramadan. Jangan kotori dengan aksi kriminalitas seperti tawuran dan pembusuran,” pungkasnya.
Baca Juga : 6 Lokasi Pilihan Salat Idul Fitri 1446 H di Kota Makassar
Polisi Jadi Korban, Bukti Situasi Darurat
Dalam sepekan terakhir, beberapa wilayah di Makassar dilanda aksi tawuran dan pembusuran. Bahkan, seorang personel Polres Pelabuhan Makassar menjadi korban serangan pembusuran, menegaskan urgensi dari operasi keamanan yang digencarkan.
Dengan keterlibatan langsung Kapolda Sulsel dan jajaran kepolisian, diharapkan kondisi Kota Makassar kembali kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News