Pertama di Sulsel, 63 Kades se-Pangkep Jalani Retret Intensif

Pembentukan Karakter & Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan

63 kepala desa (Kades) se-Kabupaten Pangkep bersiap menjalani retret pembinaan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Diklat Tabo-Tabo, Kamis (19/6/2025). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep.

Kegiatan ini merupakan komitmen Pemkab Pangkep dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Jejakfakta.com - PANGKEP - Sebanyak 63 kepala desa (Kades) se-Kabupaten Pangkep bersiap menjalani retret pembinaan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Diklat Tabo-Tabo. Kegiatan ini menjadi yang pertama digelar bagi Kades se-Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Pangkep, Zulfadli, menjelaskan bahwa retret ini merupakan bagian dari orientasi dan pembentukan karakter Kades guna meningkatkan kualitas pelayanan serta akuntabilitas pemerintahan desa.

"Ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempersiapkan pemimpin desa yang berintegritas. Insya Allah, kegiatan perdana di Sulsel ini akan memberi dampak positif," ujarnya, Kamis (19/6/2025).

Baca Juga : Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Pemkab Pangkep Siap Dukung Program Strategis Nasional

Selama empat hari, para Kades akan menjalani program Jarlatsuh (Pengajaran, Pelatihan, dan Pengasuhan) dengan materi:

- Pengajaran: Wawasan kebangsaan, etika birokrasi, tata kelola pemerintahan desa, serta pencegahan korupsi.

- Pengasuhan: Pembinaan mental spiritual melalui pendalaman iman dan takwa.

Baca Juga : BBPOM Makassar Gandeng Pemkab Pangkep Wujudkan Pangan Aman

- Pelatihan: Peningkatan kedisiplinan, kepemimpinan, dan kecakapan teknis pengelolaan desa.

Sebelum memasuki "barak pelatihan", para Kades terlebih dahulu menjalani masa orientasi yang dipandu personel Kodim 1421 Pangkep. Pelibatan TNI ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan dan semangat kebersamaan.

"Kami ingin memastikan para Kades tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki mental yang tangguh dalam memimpin desa," tegas Zulfadli.

Baca Juga : Bupati Pangkep Pimpin ASN Bersepeda ke Kantor, Program Bike to Work Mulai Digalakkan

Kegiatan ini merupakan komitmen Pemkab Pangkep dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Gadis Ma'dika
Berita Terbaru