Jumlah Pelancong Mancanegara di Sulsel Anjlok, Tapi Hunian Hotel Naik
Penurunan jumlah angka pelancong mancanegara ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya musim liburan di beberapa negara tidak sama dengan Indonesia.
Jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Sulawesi Selatan menurun 41,36%, berdasarkan data Pusat Statistik (BPS) Sulsel. Hal itu diungkapkan Kepala BPS Sulsel Suntono.
Anjloknya wisatawan mancanegara pada November 2022 yang masuk melalui pintu Makassar dari 897 orang pada bulan sebelumnya menjadi 526 wisatawan.
"Jumlah pelancong mancanegara yang masuk ke Sulsel ini khusus yang melalui pintu Makassar terjadi penurunan sekitar 41,36%," ulang Suntono, Kamis (5/1)
Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi
Penurunan jumlah angka pelancong mancanegara ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya musim liburan di beberapa negara tidak sama dengan Indonesia.
Terdapat lima negara yang menjadi penyumbang terbesar wisatawan mancanegara di Sulsel, yaitu, Malaysia, Singapura, Amerika Serikat (AS), Prancis, Australia, Belanda, Inggris, dan Italia.
"Jika melihat negara penyumbang wisatawan berdasarkan lima negara itu, ada dari Benua Asia seperti Malaysia dan Singapura, kemudian dari Benua Eropa seperti Belanda, Prancis dan Italia," lanjut Suntono.
Baca Juga : 112 Resmi Diluncurkan di Luwu Timur, Bantuan Darurat Kini Cukup Satu Nomor
Pelancong mancanegara itu juga berdampak pada Tingkat Penghuni Kamar (TPK) di sejumlah hotel berbintang di Sulsel. Tingkat penghunian kamar hotel berbintang rata-rata mencapai angka 55,47% atau naik 3,72 poin dibandingkan dengan TPK Oktober 2022 yang mencapai 51,75%.
Sedangkan lama menginap wisatawan, mencapai 1,59 hari atau turun 0,08 hari jika dibandingkan rata-rata lama tamu menginap pada Oktober 2022. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News