TP PKK Makassar dan GOTO Bahas Sinergi Program Makanan Bergizi untuk Anak dan UMKM Lokal
Mendorong pemanfaatan GoPay sebagai alat transaksi agar lebih praktis dan transparan.
Jejakfakta.com, MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menerima audiensi perwakilan Gojek dan Tokopedia (GOTO) pada Senin (23/6/2025) di Gedung TP PKK Kota Makassar. Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar anak-anak sekolah dasar dan pemberdayaan UMKM lokal.
Program MBG merupakan inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan dari GOTO. Dalam audiensi tersebut, perwakilan GOTO menyampaikan bahwa program ini telah diuji coba di tiga sekolah di Makassar, yaitu SD Toddupuli 1, SD Unggulan Todopuli, dan SD Lanto Daeng Pasewang.
“Selain membagikan makanan sehat, kami juga memberikan edukasi tentang cara mencuci tangan yang benar kepada siswa. Kami memastikan mitra UMKM yang terlibat lolos proses verifikasi, termasuk pengecekan dapur dan kualitas makanan,” ujar perwakilan GOTO.
Baca Juga : Hari Kartini 2026: Melinda Aksa Ajak Perempuan Tak Pernah Berhenti Belajar dan Berani Berkembang
Melinda Aksa menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, program MBG sejalan dengan misi TP PKK untuk mendukung tumbuh kembang anak. Ia juga mengapresiasi rencana pelibatan komunitas bank sampah dalam pengelolaan limbah makanan dari program tersebut.
“Saya berharap ke depan Gojek dapat menggandeng komunitas bank sampah di Makassar. Saya juga mendorong pemanfaatan GoPay sebagai alat transaksi agar lebih praktis dan transparan,” ungkapnya.
Selain itu, dibahas pula tarif pengantaran sebesar Rp5.000 untuk 20 paket makanan per pengiriman, yang bertujuan menunjang keberlangsungan program dan mendukung UMKM mitra.
Baca Juga : Pemkot Makassar Genjot Perubahan Pola Kelola Sampah, Camat-Lurah Diminta Siapkan Solusi per Wilayah
Melinda menegaskan kesiapan TP PKK Kota Makassar untuk bersinergi demi memperluas cakupan program.
“Kami siap bekerja sama agar program ini memberi manfaat nyata, baik bagi anak-anak maupun pelaku UMKM di Makassar,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News