Melinda Aksa Apresiasi Inovasi Ramah Lingkungan Artani Bulkstore

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar, Melinda Aksa, saat mengunjungi Artani Ecofriendly Bulkstore di Jalan Botolempangan, Rabu (25/6/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Artani secara rutin menggelar kegiatan edukatif kelas memasak, workshop daur ulang, dan pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM, khususnya perempuan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar, Melinda Aksa, melakukan kunjungan kerja ke Artani Ecofriendly Bulkstore di Jalan Botolempangan No. 57, Rabu (25/6/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Melinda mengapresiasi konsep toko tanpa kemasan (packaging-free) dan berbagai program inovatif yang dijalankan oleh komunitas anak muda Makassar dalam upaya mengurangi sampah serta memberdayakan masyarakat lokal.

Artani merupakan bulkstore pertama di Kota Makassar yang menyediakan kebutuhan harian seperti bahan pangan, rempah-rempah, hingga produk perawatan tubuh secara ramah lingkungan tanpa kemasan sekali pakai.

Baca Juga : Rujab Wali Kota Dipenuhi Suasana Kekeluargaan, Pegawai dan Masyarakat Nikmati Momen Lebaran Bersama Munafri-Melinda

Selain itu, Artani secara rutin menggelar kegiatan edukatif seperti kelas memasak, workshop daur ulang, dan pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM, khususnya perempuan.

“Luar biasa anak-anak muda ini, mereka benar-benar memikirkan permasalahan hingga ke akar-akarnya. Saya sangat senang melihat antusiasme generasi muda yang begitu peduli dan melek soal isu sampah di Kota Makassar,” ujar Melinda dalam sambutannya.

Ia menilai langkah-langkah yang dilakukan Artani selaras dengan upaya pemerintah dalam menangani persoalan lingkungan.

Baca Juga : Festival Keberkahan Kurban Bosowa Peduli Dibuka, Munafri Sebut Jadi Inspirasi Kolaborasi Sosial di Makassar

Selama kunjungan, Melinda juga berdialog dengan tim Artani yang memanfaatkan limbah plastik menjadi produk kreatif dan fungsional. Upaya ini dianggap sebagai bentuk konkret dari ekonomi sirkular yang tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan sampah, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis lingkungan.

“Semoga ke depan, makin banyak anak muda dan komunitas yang terinspirasi untuk berkontribusi menjadikan Makassar lebih hijau dan berkelanjutan,” tutup Melinda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Gadis Ma'dika
Berita Terbaru