Wamen IMIPAS Beri Arahan ke Kepala UPT Pemasyarakatan se-Sulsel: Perkuat Layanan, Jaga Integritas, dan Maksimalkan Potensi SDM

Citizen Report

Dalam kunjungan kerjanya ke Lapas Kelas I Makassar, Selasa (1/7/2025), Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, menyampaikan arahan tegas dan strategis kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan. Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, ini menjadi ruang reflektif bagi jajaran pemasyarakatan untuk menyelaraskan kinerja dengan visi besar Kementerian.

“Kunci kepercayaan publik ada pada pelayanan yang baik dan integritas yang tak tergoyahkan. Dan itu hanya bisa dicapai jika kita bisa memaksimalkan potensi SDM kita,” ujar Wamen Silmy dalam arahannya.

Makassar – Dalam kunjungan kerjanya ke Lapas Kelas I Makassar, Selasa (1/7/2025), Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim, menyampaikan arahan tegas dan strategis kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan. Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, ini menjadi ruang reflektif bagi jajaran pemasyarakatan untuk menyelaraskan kinerja dengan visi besar Kementerian.


Dalam arahannya, Wamen menegaskan tiga pilar utama yang harus menjadi perhatian para pimpinan UPT, yaitu peningkatan kualitas layanan publik, penegakan integritas, serta optimalisasi potensi sumber daya manusia. Menurutnya, pelayanan pemasyarakatan bukan sekadar administratif, tetapi menyangkut nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan pengabdian.

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Hadiri Panen Raya di Lapas Kelas I Makassar, Dukung Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

“Kunci kepercayaan publik ada pada pelayanan yang baik dan integritas yang tak tergoyahkan. Dan itu hanya bisa dicapai jika kita bisa memaksimalkan potensi SDM kita,” ujar Wamen Silmy dalam arahannya.


Wamen juga menyoroti pentingnya inovasi dan adaptasi digital dalam menunjang transformasi kelembagaan, serta meminta setiap kepala UPT untuk menjadi teladan dalam membina pegawai, menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan profesional.

Baca Juga : 216 Warga Binaan Rutan Makassar Terima Remisi Idul Fitri, 6 Orang Langsung Hirup Udara Bebas


Arahan ini diperkuat dengan sesi diskusi terbuka bersama jajaran Kanwil dan para Kepala UPT. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulsel, Muhammad Ali, menekankan perlunya regulasi yang mendukung perluasan layanan digital, sebagai bagian dari akselerasi transformasi pelayanan publik yang lebih efisien dan inklusif.

Kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya sinergi dan kepemimpinan yang kuat dalam menjawab tantangan pemasyarakatan modern. Dengan semangat kolektif dan arah kebijakan yang jelas dari pusat, diharapkan seluruh UPT di Sulawesi Selatan mampu mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih profesional, humanis, dan berdaya saing.

Baca Juga : 5.344 Warga Binaan Peroleh Remisi Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri


Ali menyebut Program Asta Cita yang merupakan agenda prioritas nasional, telah berhasil diimplementasikan dengan baik oleh jajaran Pemasyarakatan se-Sulawesi Selatan. Capaian ini menunjukkan komitmen dan kerja keras para petugas dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan serta program ketahanan pangan bagi warga binaan dan masyarakat yang meliputi budidaya ikan, sayuran hidroponik pada Rutan, Lapas/LPKA.


Baca Juga : Kakanwil Ditjenpas Sulsel Lantik Enam Pejabat Administrator, Dorong Sinergi dan Adaptasi Cepat

Turut hadir pada kegiatan tersebut Pejabat Struktural Kanwil, Ka UPT lingkup Sulsel dan seluruh CPNS Pemasyarakatan Ditjen Pemasyarakatan Sulsel.(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru