Khitanan Massal dan Donor Darah di Kecamatan Mamajang Disambut Antusias Warga

Wali Kota Makassar memantau pelaksanaan donor darah dan sunatan massal di halaman Kantor Kecamatan Mamajang, pada Kamis (10/7/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Khitanan massal jadi solusi nyata untuk membantu meringankan beban ekonomi orang tua.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan sosial bagi masyarakat, dengan menggelar kegiatan khitanan massal dan donor darah di halaman Kantor Kecamatan Mamajang, pada Kamis (10/7/2025), bekerja sama dengan Baznas Kota Makassar dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebanyak 100 anak mengikuti khitanan massal, sementara 50 orang ikut berpartisipasi dalam donor darah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong agenda sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan sosial ini.

Baca Juga : Semarak HUT Makassar ke-419, Warga Bisa Nikmati Promo Gojek Lewat Lontara+

"Ini bukan hanya aktivitas biasa. Ini adalah persiapan anak-anak kita menuju fase penting dalam hidup mereka," ujar Munafri.

Ia juga menegaskan bahwa khitanan massal yang digelar saat libur sekolah menjadi solusi nyata untuk membantu meringankan beban ekonomi orang tua. Biaya khitan mandiri yang bisa mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per anak kini dapat ditanggulangi melalui kegiatan sosial ini.

Selain khitanan, kegiatan donor darah juga menjadi perhatian. Menurut Munafri, kebutuhan darah di Kota Makassar masih sangat tinggi. Ia mendorong masyarakat untuk lebih aktif mendonorkan darah sebagai bentuk solidaritas sosial.

Baca Juga : Wali Kota Appi Dekatkan Pelayanan, Dukcapil Bermalam di Pulau Terluar Layani Warga

"Dengan donor darah, kita saling membantu. Ini bukan hanya bermanfaat bagi orang lain, tetapi juga menyehatkan tubuh kita sendiri," jelasnya.

Munafri juga mengimbau agar kegiatan serupa diperluas ke wilayah kepulauan agar anak-anak di daerah terpencil tidak tertinggal.

"Kalau bisa, kita jemput bola. Kasihan anak-anak yang harus menyeberang jauh hanya untuk dikhitan," tegasnya.

Baca Juga : Konservasi RTH TPA Tamangapa Berlanjut, Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya

Camat Mamajang, Andi Irdan Pandita, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan ketiga yang dilakukan pihaknya.

"Khitanan massal bukan sekadar tindakan medis, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan kesejahteraan keluarga kurang mampu," ujarnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Baznas Kota Makassar dan PMI Sulsel atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan ini, yang sepenuhnya gratis, termasuk layanan medis dan konsumsi bagi peserta.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Hadiri Rakor Kemendagri-KPK, Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi

Kegiatan ini disambut antusias warga. Para orang tua mengaku terbantu karena anak-anak mereka bisa menjalani khitanan dengan fasilitas memadai tanpa biaya. Sementara para pendonor merasa bangga dapat berkontribusi menyelamatkan nyawa orang lain melalui aksi kemanusiaan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Gadis Ma'dika
Berita Terbaru